Potret Suram Pendidikan, Di Mangkubumi, SMP Negeri Hanya Ada Satu

Kamis, 06 Februari 2020 21:51 Clara Aditia Parlemen

Potret Suram Pendidikan, Di Mangkubumi, SMP Negeri Hanya Ada Satu


Koropak.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Ing. M. Rijal AR Sutadiredja, M.AB menuturkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Mangkubumi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Kamis (6/2/2020), dirinya menerima banyak usulan dan aduan dari masyarakat.

"Dalam musrenbang tadi, yang jadi miris adalah keberadaan SMP Negeri di Mangkubumi yang hanya ada satu unit. Hal itu menyulitkan para orangtua dalam mendaftarkan anaknya untuk masuk ke SMP Negeri saat penerapan pola zonasi kemarin," tuturnya.

Dikatakan Rijal, akhirnya, para orangtua asal Mangkubumi yang notabenenya jauh dari pusat kota yang banyak terdapat SMP Negeri, akhirnya kalah bersaing untuk menyekolahkan anaknya di SMP Negeri, dan kebanyakan masuk ke SMP Swasta.

"Perhatian lainnya ada pada permasalahan penanganan sampah. Perlu ada kerjasama antar semua pihak, terutama dalam penyediaan lahan. Dinas Lingkungan Hidup tidak dapat mengeksekusi sampah di pemukiman karena ketidakberadaan Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPSS)," katanya.

Oleh sebab itu, ucap Rijal, pemerintah diharap dapat menyediakan TPSS, dengan berkoordinasi bersama masyarakat. Untuk penentuan lahan dan lokasinya serahkan kepada warga. Itu merupakan ikhtiar untuk menciptakan Kota Tasikmalaya jadi resik kembali.

"Usulan lain soal peningkatan kontribusi PAD dari potensi yang ada di Mangkubumi seperti Pasar Cikurubuk dan Situ Gede. Harus ada kejelasan pengelolaannya sehingga retribusinya pun dapat jelas diatur dan dikelola dengan baik," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Potret Suram Pendidikan, Di Mangkubumi, SMP Negeri Hanya Ada Satu (2)

 

Baca : Pembangunan Masjid Besar Mangkubumi Harus Segera Selesai

 

Masyarakat juga mengeluhkan pembangunan sekolah. Masyarakat meminta ada transparansi pembangunan oleh komite sekolah. Di bidang kesehatan, di Mangkubumi ada 2 Puskesmas yang membutuhkan perhatian, terutama dalam penyediaan layanan kendaraannya yang sejak tahun 2003 belum melakukan peremajaan.

"Dibutuhkan pula fasilitas kendaraan yang dikhususkan untuk mengangkut jenazah," katanya.

Ditambahkan Rijal, turut disoroti masalah moralitas. Perlu adanya perhatian serius soal moralitas, jangan sampai wilayah Mangkubumi dijadikan tempat prostitusi atau penyakit masyarakat lainnya. Di bidang ekonomi, peningkatan daya beli masyarakat menjadi fokus utama dengan harapan dapat mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Tak ketinggalan soal minimnya lapangan pekerjaan yang menyebabkan banyaknya pengangguran di usia produktif. Jelas ini jika didiamkan tanpa ditindaklanjuti, akan mendorong tumbuhnya angka kemiskinan," kata Rijal.*

 

Baca pula : Tiga Program Prioritas Diusulkan Dalam Musrenbang Kecamatan Mangkubumi


Berita Terkait