Penjual Alkohol di Tasikmalaya Meleleh Diterjang Timah Panas

Kamis, 06 Februari 2020 22:26 D. Farhan Kamil Daerah

Penjual Alkohol di Tasikmalaya Meleleh Diterjang Timah Panas

 

Koropak.co.id - Setelah diburu hampir 14 hari, Tim Satreskrim Polres Tasikmalaya akhirnya meringkus seorang pemuda yang diketahui bernama Andi Bahtiar (25) alias Ido, warga Kampung Gurawilan Desa Cigadog Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.

Ido adalah penjual alkohol 70-96 persen yang menewaskan tujuh warga dari Kecamatan Leuwisari dan Sariwangi beberapa pekan lalu. Andi ditangkap di sebuah kostan di Jalan WR Supratman Lingkaran Teleng Kelurahan Sidoharjo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra mengatakan pelaku sengaja melarikan diri setelah dirinya mengetahui sejumlah orang tewas menenggak racikan alkohol yang dibeli dari dirinya. Pelaku menjual alkohol 70 dan 96 persen kepada para korban dari tiga lokasi berbeda di Leuwisari dan Sariwangi dengan harga Rp 20 ribu per botol.

"Berdasarkan keterangan para saksi, semua mengarah kepada Andi ini. Setelah mengetahui pembeli alkohol meninggal, lalu ia kabur. Tetapi akhirnya berhasil kita tangkap," kata Dony, Kamis, (6/2/2020).

Dari hasil penyelidikan petugas, pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang baru beberapa pekan keluar dari Lembaga Pemasyarakat Kelas Dua B Tasikmalaya.

 

Koropak.col.id - Penjual Alkohol di Tasikmalaya Meleleh Diterjang Timah Panas (2)

 

Baca : Polisi Buru Pemuda Diduga Penjual Alkohol Miras Oplosan di Tasikmalaya

Pelaku ini, ucap Dony, tergolong licin. Ia melarikan diri setelah korban racikan alkohol berjatuhan di dua kecamatan. Ia bolak balik Jakarta Pacitan untuk mengaburkan jejak.

"Saat kita tangkap, pelaku mencoba kabur. Sehingga terpaksa kita mengambil tindakan terukur dengan menghadiahinya timah panas di bagian kaki pelaku," ujarnya.

Akibat perbuatanya, pelaku dijerat pasal 204 KUH Pidana dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.

Dari mulut pelaku, ia mengaku membeli alkohol secara online sebanyak satu dus berisi 20 botol seharga Rp 155 ribu. Ia menjual kembali kepada konsumen di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, seharga Rp 20 ribu per botol.*

 

Baca pula : Polisi Periksa A dan O Terduga Peracik Miras Maut


Berita Terkait