Dukun Pembunuh Warga Tangerang di Tasikmalaya Dibekuk

Jum'at, 07 Februari 2020 08:22 D. Farhan Kamil Daerah

Dukun Pembunuh Warga Tangerang di Tasikmalaya Dibekuk

 

Koropak.co.id - Misteri kematian Yahya Ali Wafa (47) warga Cisoka, Tangerang, Banten yang ditemukan tersangkut di tebing Desa Cikubang Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu, akhirnya terkuak.

Dari hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Polda Jawa Barat di RSUD Dr Soekardjo pada Selasa (28/1/2020) lalu, menguatkan dugaan jika Yahya ini merupakan korban pembunuhan berdasarkan bukti awal yakni dalam tubuh korban terdapat bekas kekerasan benda tumpul. Jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya kemudian bergerak cepat dan berhasil melacak pelaku serta menangkapnya.

"Rabu (05/2/2020) malam, kami menangkap lima orang pelaku yang terlibat pembunuhan berencana terhadap korban. Mereka masing-masing berinisial AR (38) warga Cianjur, JR (50) dan AK (27) warga Tangerang, AP (56) warga Salawu Kabupaten Tasikmalaya, serta HP (40) warga Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya," kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, Kamis (6/2/2020).

 

Koropak.co.id - Dukun Pembunuh Warga Tangerang di Tasikmalaya Dibekuk (2)

 

Baca : Mayat Pria Diduga Korban Pembunuhan Tersangkut di Tebing 10 Meter

 

Menurutnya, korban dihabisi di kawasan Pantai Sayang Heulang, Garut pada Minggu (26/1/2020) lalu. Setelah dipastikan tewas, korban kemudian dibuang di jurang kawasan Tajur Taraju yang kemudian ditemukan warga pada Senin (27/2/2020).

Kapolres menegaskan, pelaku utama adalah AR yang berprofesi sebagai dukun. Diawali ketersinggungan akibat ucapan korban saat hendak berobat, sang dukun memberikan air mineral ritual yang telah dicampur racun ikan. Saat korban mengalami kejang-kejang dan pingsan, pelaku memukul korban berkali-kali hingga tewas.

"Korban ini diberi racun ikan hingga akhirnya tak sadatkan diri. Korban kemudian dipukuli pelaku dan akhirnya dibuang di wilayah Taraju oleh JR dibantu tiga pelaku lainnya," ungkapnya.

Selain. Mengamankan para pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa, dupa, tasbih, pisau, taring hewan buas hingga telepon genggam dan pakaian korban.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku AR dijerat pasal 340 juncto 338 KUH Pidana dengan ancaman 20 tahun penjara.*

 

Baca pula : Indentitas Mayat Pria Tersangkut di Tebing Akhirnya Terkuak

 


Berita Terkait