Pembinaan Agar Anak Punk Miliki Keterampilan dan Hidup Mandiri

Sabtu, 08 Februari 2020 13:48 Eris Kuswara Daerah

Pembinaan Agar Anak Punk Miliki Keterampilan dan Hidup Mandiri


Koropak.co.id - Berbagai permasalahan sosial, seperti permasalahan anak punk yang saat ini meresahkan masyarakat menjadi perhatian pemerintah. Anak punk hidup secara nomaden atau berpindah-pindah, sehingga dikhawatirkan bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman menuturkan Dandim 0612/Tasikmalaya sebagai inisiator program penanganan anak punk, menjalin kebersamaan dengan seluruh stakeholder dan membentuk Tim Satgas Satya Abi Mata.

"Tim Satgas dibentuk sebagai penggiat program penanganan anak punk di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Di Dinas Sosial juga sebenarnya terdapat 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang harus bisa diselesaikan secara bertahap. Akan tetapi, untuk saat ini kita lebih fokus terhadap permasalahan anak punk," katanya.

 

Anak punk harus diberikan
pemahaman nilai-nilai keagamaan,
wawasan kesehatan, kebangsaan serta
berbagai pelatihan keterampilan
sehingga anak-anak punk
akan memiliki skill dan bisa hidup mandiri
serta tidak turun ke jalanan kembali.

 

Program yang digagas Tim Satya Abi Mata untuk anak punk merupakan wujud pembinaan agar mereka bisa kembali lagi ke jalan yang seharusnya.

"Dalam pembinaan, kami sarankan anak punk harus diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai keagamaan, wawasan kesehatan, wawasan kebangsaan serta berbagai pelatihan keterampilan sehingga anak-anak punk ini memiliki skill dan bisa hidup mandiri serta tidak turun ke jalanan kembali," katanya.

 

Baca : Percuma Dirazia dan Disekolahkan, Punk Adalah Prinsip!

 

 Koropak.co.id - Pembinaan Agar Anak Punk Miliki Keterampilan dan Hidup Mandiri (2)


Baca pula :

Parameter WUB Tidak Jelas, Dewan Soroti Besarnya Penyerapan Anggaran

Jika Target WUB Berat, Lebih Baik Kurangi Jumlah, Tingkatkan Kualitas

Evaluasi Program WUB Terhambat Ketidaksiapan Data Lengkap

Manfaat Program WUB Bagi Peserta Mesti Ditinjau dan Dievaluasi



Walikota juga menyarankan tim satgas agar memberikan pelatihan kewirausahaan sebagai bekal bagi anak punk untuk dapat bekerja, sehingga memiliki kemandirian dalam ekonomi yang akan mendorong kesejahteraannya.

"Setelah diberi pelatihan kewirausahaan, kami tawarkan program Wirausaha Baru (WUB) yang turut menggandeng BPRS Al-Madinah. Kita mencetak 1.000 wirausahawan baru setiap tahunnya. Oleh sebab itu, pasca diberi pendidikan dan keterampilan, anak punk hasil pembinaan bisa disalurkan ke program WUB," katanya.*

 

Baca pula : Aktif Berkegiatan Sosial, Komunitas Punk Tidak Selalu Negatif!

 

 


Berita Terkait