Anak Punk, Antara Ideologi dan Gaya Hidup

Sabtu, 08 Februari 2020 20:08 Erni Nur'aeni Daerah

Anak Punk, Antara Ideologi dan Gaya Hidup


Koropak.co.id - Anak-anak punk yang biasa berada di jalanan menjadi keresahan tersendiri bagi sebagian masyarakat, terlebih mereka hidup di jalanan, mengamen, dan tak kerap memancing permasalahan tatkala mereka mencegat truk untuk bepergian dari satu kota ke kota lain. Namun, benarkah itu adalah anak punk?.

Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya, Bode Riswandi menuturkan janganlah memandang anak punk dari sisi negatifnya saja, banyak juga anak punk yang berkreasi menciptakan sebuah karya yang bermanfaat.

"Punk merupakan sebuah gerakan yang bersifat ideologis menolak kemapanan. Riwayatnya, punk menjadi bentuk protes yang digalakan kaum pekerja. Punk juga terbentuk sebagai aliran musik untuk protes, akan tetapi dari sudut ideologi yang menurut saya tidak bermasalah," ujarnya.

Kala itu, punk tersebut menyebar ke berbagai belahan negara sampai masuk ke Indonesia dan sampai saat ini menjadi polemik yang menurut sebagian masyarakatt, kehadiran punk itu meresahkan.

Jadi, kata Bode, sebelum melakukan tindakan penanganan, sangat disarankan ketahui dahulu apa dasar anak punk hingga dicap meresahkan dan hendak dibina.

 

Perlu dikaji apa dasar
anak punk dicap meresahkan?
Apakah dari gaya berpakaian mereka?
Kita juga tidak bisa menyalahkan
masyarakat atau anak punknya.
Mungkin saja anak punk
yang dicap meresahkan
Adalah oknum yang tidak
mengetahui sejarah punk

 

 

Koropak.co.id - Anak Punk, Antara Ideologi dan Gaya Hidup (2)

 

Baca : Terkait Anak Punk, Satpol PP Hanya Eksekutor di Lapangan

 

Ditambahkan Bode, menurut teori Marwick, jika orang tidak mengenal latar belakang sejarahnya maka dia diibaratkan sebagai mahluk yang ngambang.

"Organisasi apapun, tidak hanya punk, mereka akan digolongkan ngambang jika tidak mempunyai tujuan dan tidak mengetahui sejarah awalnya. Apakah di Kota Tasikmalaya sudah ada pakar sosial yang mencari validitas data kenapa mereka memilih turun ke jalanan?," katanya.

Jika tidak ada, ucap Bode, maka disarankan sebelum menangani anak punk, ketahui dulu dasar permasalahan untuk penanganan anak punk tersebut. Intinya, bina anak punk jangan sampai membinasakan.*

 

Baca pula : Miris! Anak Punk Miliki Prinsip Siap Mati Siap Hamil 


Berita Terkait