Kecamatan Cibeureum Pacu Pengembangan Pariwisata Daerah

Senin, 10 Februari 2020 19:36 Erni Nur'aeni Daerah

Kecamatan Cibeureum Pacu Pengembangan Pariwisata Daerah


Koropak.co.id - Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Cibeureum, Senin (10/2/2020) terdapat sejumlah usulan, salah satunya pengembangan pariwisata di daerah Ciakar yang akan menjadi kawasan agrowisata.

"Di Ciakar akan dijadikan seperti agrowisata karena di sana terdapat kebun salak pontas. Di Ciakar juga ada objek wisata Pasir Pataya, semoga bisa kita kembangkan yang efeknya dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," ujar Camat Cibeureum Rahman, S.Sos, M.Si kepada Koropak selepas Musrenbang.

Usulan lainnya yakni membangun kembali beberapa kantor Kelurahan seperti Awipari dan Margabakti. Pentingnya peningkatan mutu kantor kelurahan sebab kelurahan menjadi garda depan dalam melayani masyarakat.

"Tentunya kantor yang berkualitas, akan dapat memacu peningkatan mutu pelayanan. Saat ini, kondisi kantor Kelurahan Awipari dan Margabakti kondisinya sangat mengkhawatirkan," katanya.

Anggaran untuk kecamatan di tahun 2020 mencapai Rp 20 milyar. Untuk dana kelurahan alokasinya mencapai Rp 11 Milyar. Oleh sebab itu, rehabilitasi kantor kelurahan di Kecamatan Cibereum diusulkan.

"Untuk total anggaran tahun 2019 yang telah kita laksanakan mencapai Rp 7 milyar," katanya.

 

Koropak.co.id - Kecamatan Cibeureum Pacu Pengembangan Pariwisata Daerah (2)

 

Baca : Usulan Musrenbang Akan Dibahas di Tingkat Kota

 

Di Cibereum, kata Rahman, capaian pembangunan di tahun 2019 mencakup peningkatan jalan lingkungan, MCK, pembangunan tembok penahan tebing, serta kegiatan kesehatan termasuk menekan angka stunting.

"Untuk program stunting, di tahun 2020, kita akan perkuat kader yang kita miliki agar nantinya mampu melaksanakan program secara optimal, salah satunya pemberian makanan tambahan yang bergizi untuk ibu hamil," katanya.

Adanya musrenbang, ucap Rahman, sangat penting agar pembangunan di Kecamatan Cibeureum dapat terorganisir dengan baik, merata, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.*

 

Baca pula : Harus Ada Perubahan Paradigma Usulan Program di Musrenbang 2021