Peran Serta Kader Posyandu Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Kamis, 13 Februari 2020 11:46 D. Farhan Kamil Daerah

Peran Serta Kader Posyandu Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi


Koropak.co.id - Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPMDP3A), Drs. Roni A Sahroni, M.Si mengatakan, dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kinerja para kader posyandu di daerah, maka perlu dilakukan pembinaan secara terpadu dan berkesinambungan.

"Sebagai langkah awal menuju peningkatan kinerja kader posyandu tersebut kami hari ini mengadakan pembinaan akbar kepada para kader posyandu se-Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka revitalisasi posyandu agar lebih maju dan berprestasi," kata Roni sekaligus Ketua Panitia acara pembinaan akbar kepada para kader posyandu se-Kabupaten Tasikmalaya di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (12/2/2020).

Tujuan pembinaan akbar, ucap Roni, adalah untuk memotivasi para kader posyandu agar lebih meningkatkan kinerjanya. Kemudian untuk mereview kondisi posyandu yang kurang aktif pada tahun sebelumnya menjadi lebih aktif.

 

Koropak.co.id - Peran Serta Kader Posyandu Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

 

Baca : Bupati Akui Tanpa Kader Posyandu, Tasikmalaya Pincang

 

Guna menjalin kebersamaan di antara para kader posyandu dalam mendukung terwujudnya kesehatan ibu dan anak, terutama untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) di Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, AKB tahun 2019 di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 182 orang. Dan pada tahun sebelumnya mencapai angka 250 orang. Sedangkan AKI pada tahun 2019 mencapai angka 23 dari angka 28 pada tahun 2018.

"Ini ada penurunan yang signifikan. Hal ini sejalan dengan keberhasilan capaian tingkat kesertaan KB tahun 2019 yang mencapai 72,53 persen, dari target 67 persen. Keberhasilan ini berkat dukungan semua pihak dan kerja dari para kader posyandu," ujarnya.*

 

Baca pula : Kasus AKI dan AKB di Kabupaten Tasikmalaya Menurun Drastis