Tjong Djoen Mien: Tantangan Besar, Hasil Luar Biasa

Senin, 17 Februari 2020 11:57 Clara Aditia Daerah

Tjong Djoen Mien: Tantangan Besar, Hasil Luar Biasa


Koropak.co.id - Program Penanganan Anak Punk yang diinisiasi Kodim 0612/Tasikmalaya dengan melibatkan seluruh stakeholder di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dinilai menjadi program yang solutif.

Program bertajuk "Bisakah Anak Punk Berubah?", lahir dari Focus Group Discussion pada 9 Januari 2020, dilanjut Rakor pada 7 Februari 2020. Dalam implementasinya, program tersebut menghadapi tantangan besar yakni keengganan anak punk untuk dibina. Namun jika sukses, tentu akan menjadi sebuah keberhasilan yang luar biasa.

Salah seorang Anggota Forum Peduli Tasikmalaya, Tjong Djoen Mien menuturkan program Penanganan Anak Punk bermula dari gagasan Forum Peduli Tasikmalaya untuk merangkul mereka yang terpinggirkan.

"Ide awal program tersebut bermula dari Ketua FPT, yakni Danbrigif Raider 13/Galuh Kostrad Kolonel Inf Mahbub Junaedi yang mencetuskan program penanganan anak terpinggirkan. Kemudian ditindaklanjuti oleh Pak Dandim dengan merangkul seluruh stakeholder sehingga menjadi program yang sangat luar biasa," katanya.

Dandim, ucap Tjong, mengajak seluruh komponen untuk bersama merangkul anak jalanan, merangkul kaum yang termarjinalkan, membujuk untuk kembali ke jalan yang benar.

"Memang dalam implementasinya perlu dukungan seluruh komponen, terutama stakeholder pemerintahan di tiap daerah," katanya.

 

Tim Satgas Penanganan Anak Punk
mengajak seluruh komponen
untuk bersama merangkul anak jalanan,
merangkul kaum yang termarjinalkan,
membujuk untuk kembali ke jalan yang benar.

 

Baca : Memprihatinkan! Anak Jalanan Didominasi Usia Anak

 

Koropak.co.id - Tjong Djoen Mien  Tantangan Besar, Hasil Luar Biasa (2)

 

Baca : Disnaker Kota Tasikmalaya Siap Bantu Berdayakan Anak Punk

 

Adanya usulan mendorong anak punk yang sudah dibina untuk dimasukan dalam program Wirausaha Baru (WUB) merupakan usulan bagus agar kelak setelah dibina, anak punk bisa kembali menjalani kehidupan normal, bisa memiliki usaha yang menghasilkan kemandirian ekonomi.

"Itu merupakan upaya yang bagus, memberikan kesempatan mereka untuk berkarya dan tidak membiarkan mereka kembali ke habitat lama yakni jalanan," tuturnya.

 


Merupakan upaya yang bagus,
memberikan kesempatan mereka
untuk berkarya dan tidak
membiarkan mereka kembali
ke habitat lama.

 

FPT, ucap Tjong, sangat siap mendukung tenaga, moril maupun materil demi terlaksananya program tersebut, dengan goal akhir para anak jalanan bisa kembali ke jalan yang benar. Jika program berhasil, sangat diharapkan pula program tersebut bisa menjadi percontohan bagi kota lain dalam hal pembinaan anak jalanan.*

 

Baca pula : Ashmansyah: WUB Bukan Untuk Anak Punk, WUB Untuk Warga Miskin

 


Berita Terkait