Pelaku Pembakaran Kantor Desa Neglasari Akhirnya Terungkap

Senin, 17 Februari 2020 17:38 D. Farhan Kamil Daerah

Pelaku Pembakaran Kantor Desa Neglasari Akhirnya Terungkap

 

Koropak.co.id - Setelah hampir satu bulan dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) Mabes Polri, Minggu (16/2/2020), Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya akhirnya mengamankan dua orang diduga pelaku pembakaran kantor Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang terjadi pada hari Sabtu (18/1/2020).

Kedua orang yang kini meringkuk di tahanan Polres Tasikmalaya ini tidak lain merupakan kakak beradik yang berprofesi sebagai aparatur negara dan abdi pemerintah. Mereka adalah BUD (52) seorang guru PNS mata pelajaran olahraga di salah satu SD di Kecamatan Jatiwaras. Warga Kampung Gunungkanyere Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.

Sementara satu pelaku lainnya merupakan adik kandung BUD, yakni WOG (43) warga Kampung Nangela Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras yang berprofesi sebagai kepala desa di Desa Neglasari.

"Berangkat dari hasil pemeriksaan Puslabfor, kami langsung bergerak dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga pelaku pembakaran kantor Desa Neglasari. Keduanya merupakan kakak beradik yang kini kami tahan. Selain kedua pelaku, sejumlah barang bukti juga ikut diamankan. Antara lain kepingan brankas alumunium tempat penyimpanan arsip/dokumen, dua unit sepeda motor, kunci gembok dan salep luka bakar," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra, S.IK pada konferensi pers di Mapolres Tasikmalaya, Senin (17/2/2020).

 

Baca : Geger, Kantor Desa Neglasari Tasikmalaya Hangus terbakar

 

Koropak.co.id - Pelaku Pembakaran Kantor Desa Neglasari Akhirnya Terungkap (2)

 

Baca : Terdengar Suara Kaca Pecah Sebelum Kebakaran Kantor Desa Neglasari Terbakar

Dari hasil pemeriksaan penyidik, aksi pembakaran kantor desa ini menyusul rencana pemeriksaan pihak Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya pada hari Senin (20/1/2020) untuk mengaudit laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan desa, menyusul dua kali aksi warga desa yang terhimpun dalam Forum Masyarakat Neglasari (FMN) yang mendesak kades agar transparan dalam hal keuangan.

"Sebelum pembakaran, Sabtu (18/1/2020) dini hari, BUD mendatangi kantor desa menggunakan motor matic yang difasilitasi WOG. Ia pertama kali masuk kantor desa melalui jendela ruang kades yang sengaja tidak dikunci. Kemudian masuk ruang Sekdes dengan cara merusak kunci gembok. Di ruangan yang tersimpan laporan pertanggungjawaban desa itulah, pelaku BUD menyiramkan bahan bakar pertalite. Ia kemudian keluar ruangan melalui jendela ruang sekdes sambil melempar kertas yang sudah dibakar," ujarnya.

Aksi nekad tersebut diduga kuat karena kepala desa tidak siap menghadapi kedatangan pihak pemeriksa dari Inspektorat yang hendak mengaudit LPJ pengalokasian dana desa (DD).

"Para pelaku dijerat dengan pasal 187 KUH Pidana dengan ancaman 12 tahun penjara. Kami akan terus mendalami kasus tersebut untuk mencari kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus pembakaran Kantor Desa Neglasari," kata Dony.*

 

Baca pula : Warga Desa Neglasari Syukuran, Pembakar Kantor Desa Tertangkap


Berita Terkait