Pengembangan UMKM Jadi Harapan Turunkan Ratio Gini

Selasa, 18 Februari 2020 20:56 Clara Aditia Parlemen

Pengembangan UMKM Jadi Harapan Turunkan Ratio Gini


Koropak.co.id - Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Gerindra, Murjani menuturkan sebagai pengusul, sangat besar harapan Raperda tentang Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dapat melindungi eksistensi UMKM agar tetap tumbuh dan mampu berjaya di era persaingan ekonomi.

"Miris memang jika dikaitkan dengan kondisi Kota Tasikmalaya yang merupakan kota termiskin kedua di Jawa Barat dengan angka 12,7 persen atau hampir 77 ribu penduduk miskin. UMKM menjadi tumpuan bagaimana ekonomi bawah bisa berjaya," kata Murjani.

Ditambahkan Murjani, walau pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya bagus, mencapai 5,9 persen dan melampaui rata-rata nasional, namun dengan indeks ratio gini 0,39, harus ada pembenahan kondisi ekonomi di tingkat bawah.

"Salah satu pintu masuknya UMKM. Oleh sebab itu, raperda tersebut menjadi harapan terbesar kami dapat menjadi pintu masuk menggeliatkan ekonomi bawah. Kita dorong dengan regulasi perda," katanya.

 

Koropak.co.id - Pengembangan UMKM Jadi Harapan Turunkan Ratio Gini (2)

 

Baca : Fraksi PKS Soroti Narkotika dan Implementasi Tata Nilai Kehidupan

 

Upaya tersebut, ucap Murjani, teramat sangat membutuhkan good will pemerintah daerah. Jika tidak ada, tentu akan menjadi sebuah hambatan, bahkan beban berat dalam memacu geliat ekonomi bawah melalui pintu masuk pengembangan UMKM.

"Raperda tentang Pengembangan UMKM akan mendorong terciptanya good will pemerintah. Seperti apa komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan UMKM, akan kita uji melalui implementasi raperda tersebut," tutur Murjani.

Jika UMKM bisa mandiri dan bangkit, kata Murjani, minimal di 5 produk unggulan, yakni batik, mendong, kelom dan payung geulis, serta bordir, maka ekonomi bawah pun akan menggeliat. Hal tersebut akan dipertegas dengan regulasi Raperda tentang Pengembangan UMKM supaya geliat pertumbuhan UMKM meningkat dengan aturan lebih jelas.

"UMKM berkembang, akan mengurangi angka pengangguran. Pendapatan para pelaku UMKM meningkat, dan akan berdampak pada menurunnya ratio gini. Jadi, kita akan pertahankan pertumbuhan ekonomi yang sudah bagus, dan akan menggenjot ekonomi bawah melalui pengembangan UMKM," kata Murjani.*

 


Berita Terkait