Pemkab Ciamis Gencar Sosialisasikan Raperda Retribusi Parkir

Selasa, 25 Februari 2020 17:30 Rizal Amirullah Daerah

Pemkab Ciamis Gencar Sosialisasikan Raperda Retribusi Parkir

 

Koropak.co.id - Perparkiran di Kabupaten Ciamis, perlu ditata dan dibenahi agar tidak menimbulkan masalah di masyarakat mengingat jumlah kendaraan yang terus tumbuh. Guna mengaturnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Retribusi Parkir.

Dalam tahap penyusunannya, Pemkab Ciamis melalui bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Ciamis gencar menyosialisasikan Raperda tersebut kepada masyarakat.

Sosialiasi sendiri dilangsungkan di lima wilayah eks-Kawedanaan, salah satunya di Kecamatan Kawali yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kawali, Selasa (25/2/2020). Hadir dalam kesempatan tersebut para kepala desa dari tiap kecamatan.

Kabag Hukum dan HAM Setda Kabupaten Ciamis, Aep Sunendar, SH.,MH menyampaikan sosialisasi tersebut menjadi upaya mengenalkan Raperda tentang Retribusi Parkir yang tengah disusun Pemkab Ciamis.

"Semoga saat diimplementasikan kelak, raperda tersebut akan membawa kebaikan untuk seluruh masyarakat, khususnya warga Kawali. Raperda tentang Retribusi Parkir sendiri dirancang agar memudahkan masyarakat dalam berlangganan pembayaran parkir," katanya.

 

Baca : Akhirnya Tarif Parkir di Kota Tasikmalaya Kembali Ke Tarif Lama

Dibilang mudah, ucap Aep, karena pembayaran tarif berlangganannya dibayarkan bersamaan dengan pembayaran pajak tahunan kendaraan. Untuk tarifnya, sepeda motor dikenakan tarif Rp 20.000 per tahn. Untuk mobil penumpang dan mobil barang dengan berat kurang dari 3.500 kg dikenakan tarif Rp 40.000 per tahun dan mobil penumpang dengan berat lebih dari 3.500 kg seperti bus dan truk gandeng dikenakan tarif Rp 60.000 per tahun.

Kepala UPTD Perparkiran Ciamis, Dedi Iswadi menuturkan nantinya mobil dan motor yang telah bayar parkir berlangganan akan diberikan stiker.

"Parkir berlangganan ini hanya berlaku di tempat yang telah ditentukan oleh Pemkab Ciamis. Sedangkan parkir di lahan pribadi atau swasta tidak berlaku," katanya.*

 

Baca pula : Kenaikan Tarif Bukan Solusi Meningkatkan PAD Dari Retribusi Parkir