SADIS, Bapak Habisi Nyawa Anak Kandung Gegara Duit Cepe

Kamis, 27 Februari 2020 20:57 D. Farhan Kamil Daerah

SADIS, Bapak Habisi Nyawa Anak Kandung Gegara Duit Cepe

 

Koropak.co.id - Geger penemuan sesosok mayat anak perempuan di gorong-gorong depan SMPN 6 Kota Tasikmalaya pada Senin (27/1/2020) lalu, yang kemudian diketahui berinisial DE (13) siswi SMPN 6 Tasikmalaya, kini warga dikejutkan dengan fakta yang berhasil diungkap tim penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Kematian DE ternyata hanya karena uang Rp.100 ribu. Di tangan bapak kandungnyalah, sang putri ini menghembuskan nafas terakhirnya secara tragis.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP. Anom Karibianto membeberkan, dari hasil penyelidikan, kasus pembunuhan DE bermula saat korban mendatangi ayah kandungnya, BR (45) yang sedang bekerja di rumah makan pada Kamis (23/1/2020) siang. Korban kemudian meminta uang sebesar Rp 400 ribu untuk biaya study tour.

 

Baca : Kronologis Penemuan Jasad Siswi SMP Dalam Gorong-Gorong

 

Namun saat itu, sang ayah ini hanya bisa memberi uang Rp 300 ribu. DE ini pun kembali meminta uang sisanya Rp 100 ribu.

"Diduga karena kesal dengan rengekan anak, sejurus kemudian pelaku mencekik leher korban hingga tewas di rumah kosong, tidak jauh dari tempat kerjanya. Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian mengikat tubuh korban dengan kabel dan pada hari yang sama sekitar jam 10 malam di saat turun hujan lebat, jasad DE dimasukkan ke gorong-gorong selokan berdiameter sekitar 40 centi meter secara paksa yang berada persis di depan sekolah korban," tutur Anom.

 

Baca : Fakta Di Balik Penemuan Jasad Siswi SMP di Tasikmalaya

 

Akibat perbutannya itu, jelas Anom, tersangka melanggar pasal 76c undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan 15 tahun.

"Karena tersangka merupakan ayah korban, ancamannyaa sepertiga dari 15 tahun," ujarnya.

Ditambahkan, selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, satu unit motor bebek, pakaian pramuka korban, tas sekolah, sepasang sandal jepit, sepatu korban , celengan plastik, helm, dan kabel warna hitam sepanjang 1,5 meter.*

 

Baca : Misteri Tewasnya Siswi SMPN 6 Tasikmalaya, Polisi Cari Bukti Tambahan 


Berita Terkait