Fixed! Judul Raperda Terpilih Pengembangan Usaha Mikro

Senin, 02 Maret 2020 19:03 Clara Aditia Parlemen

Fixed! Judul Raperda Terpilih Pengembangan Usaha Mikro

 

Koropak.co.id - Ketua Pansus Pembahas Raperda Pengembangan Usaha Mikro, Ir Tjahja Wandawa menyatakan dalam Rapat Pembahasan yang digelar Senin (2/3/2020) Pansus memutuskan judul yang dipilih adalah pengembangan usaha mikro.

"Difokuskannya pada usaha mikro, selaras dengan kewenangan pemerintah daerah. Sementara usaha kecil merupakan kewenangan pemerintah provinsi, dan usaha menengah merupakan kewenangan pemerintah pusat," kata Tjahja yang juga merupakan anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya.

Kalimat "Pengembangan", ucap Tjahja sudah mencakup keseluruhan program yang akan termaktub dalam Raperda tersebut, mulai dari pengembangan usaha, pemberayaan pelaku usaha, serta perlindungan produk usaha mikro.

"Perda lebih menekankan pada pengembangan, perlindungan, dan pemberdayaan usaha mikro. Perda dibuat sebagai regulasi untuk menggeliatkan iklim usaha mikro. Dengan adanya regulasi, usaha mikro akan nyaman dan tenang memanfaatkan setiap jengkal geliat iklim usaha, pemasaran produk terjamin, termasuk ketersediaan bahan baku," katanya.

Bahkan, kata Tjahja, adanya Raperda akan mendorong masyarakat Kota Tasikmalaya mencintai produk usaha mikro.

"Silsilah Raperda ini diusulkan mengingat pelaku usaha mikro sering melaksanakan audiensi bersama kami. Bahkan, komisi II diundang dalam acara yang digelar Bagian Ekonomi Setda Kota Tasikmalaya bersama Kadin dan para pelaku usaha mikro se-Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu," katanya.

 

Koropak.co.id - Fixed! Judul Raperda Terpilih Pengembangan Usaha Mikro (2)

 

Baca : Raperda Pengembangan UMKM Lindungi Produk Unggulan Kota Tasikmalaya

Dalam acara tersebut, kata Tjahja, para pelaku usaha mikro menyampaikan aspirasi ingin dibuatkan payung hukum untuk menciptakan iklim usaha yang baik. Termasuk pula perlindungan produk usaha mikro. Bahkan lebih jauhnya lagi bisa mendorong pengembangan pasar usaha mikro.

"Nantinya produk mereka diharapkan bisa masuk ke supermarket, hotel bahkan instansi-instansi mengingat sudah terpatri rasa bangganya setiap individu memakai produk para pelaku usaha mikro Kota Tasikmalaya," katanya.

Jika usaha mikro terus didorong agar dapat berkembang, maka bukan hal mustahil ekonomi mikro akan bergeliat, sehingga usaha mikro akan naik kelas menjadi usaha kecil, dan begitu seterusnya hingga memicu tumbuhnya usaha-usaha mikro yang baru.*

 

Baca pula : Tiga Aspek Jadi Poin Penting Dalam Raperda Pengembangan Usaha Mikro

 

 


Berita Terkait