Dampak Corona, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Cikurubuk Naik

Senin, 16 Maret 2020 20:35 Clara Aditia Daerah

Dampak Corona, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Cikurubuk Naik

 

Koropak.co.id - Wabah Corona atau Covid-19, memang telah memberikan dampak yang luar biasa. Bahkan di Indonesia, tercatat jumlah penderita Corona mencapai 134 orang, dengan jumlah penambahan kasus sebanyak 17 kasus, yakni satu kasus di Banten, satu kasus di Jabar, satu di Jawa Tengah, dan 14 kasus di DKI Jakarta. Oleh sebab itu, upaya penanganan dan pencegahan terus digalakan di tiap daerah, tak terkecuali di Kota Tasikmalaya.

"Dampak Corona juga turut berpengaruh pada sektor ekonomi. Tadi pagi saya ke Pasar Cikurubuk dan memantau harga, diketahui harga beberapa komoditas mulai merangkak naik. Seperti halnya telur ayam yang sudah mencapai harga Rp 26 ribu per kilogram," kata Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Ir. Tjahja Wandawa kepada Koropak selepas Rapat Pembahasan Raperda Perlindungan dan Pengembangan Usaha Mikro, Senin (16/3/2020).

Guna menyikapinya, kata Tjahja, Komisi II akan segera bertemu dengan mitra terkait seperti bagian ekonomi Setda Kota Tasikmalaya, Diskumkmperindag, Dispenda, serta Dinas Ketahanan Pangan.

"Kami akan berkoordinasi, guna mengatasi melonjaknya harga beberapa komoditas, perlukah dilakukan operasi pasar? Kami juga akan mendorong agar Dinas Ketahanan Pangan bisa memastikan dalam 6 bulan ke depan cadangan pangan harus cukup sebagai antisipasi kelangkaan pangan," katanya.

Komisi II juga mengharapkan agar bagaimana usaha-usaha mikro tetap berjalan, tidak terpengaruh dampak gejolak virus Corona. Pun begitu dengan sektor perindustrian, minimarket bahkan mall di Kota Tasikmalaya. Arahan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah diharapkan tidak berdampak pada menurunnya transaksi di sektor-sektor tersebut.

"Jelas ini bukan hanya ego sektoral saja. Tapi menjadi perhatian dan tanggungjawab bersama antara kami di legislatif, dan Pemkot Tasikmalaya. Kita harus memikirkan bagaimana dampak Corona ini tidak membuat masyarakat resah, kebutuhannya tetap terjaga, dengan harga terjangkau. Oleh sebab itu, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan mitra kerja kami di sektor perekonomian," katanya.

 

 Koropak.co.id - Dampak Corona, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Cikurubuk Naik (2)

 

 

Baca : CFD Ditiadakan Sementara, Warga Terima Kebijakan Pemkot Tasikmalaya


Soal ditiadakan sementara kegiatan Car Free Day selama dua pekan ke depan, Tjahja menilai sebelumnya harus dipahami bersama bahwa aturan pembatasan aktivitas di luar rumah dan tidak ada aktivitas yang menciptakan kerumunan massa, bukanlah untuk menghilangkan rezeki dari para pedagang yang biasa berjualan di CFD.

"Aturan tersebut diciptakan guna mendisiplinkan masyarakat agar dapat hidup lebih sehat, meminimalisasi sentuhan dengan orang banyak. Sebetulnya konsepnya hampir sama dengan ibadah saumnya umat muslim. Bedanya, ini puasa menahan diri selama 14 hari. Adapun lama waktu 14 hari bukan semata itungan hari, namun itu merupakan masa inkubasi Corona. Jadi selama masa inkubasi Corona kita diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah," katanya.

Masyarakat, kata Tjahja, juga diimbau untuk dapat sama-sama mengawasi, melaporkan ke crisis centre jika ada saudaranya yang habis berpergian ke luar kota atau bahkan ke luar negeri, untuk segera diperiksa kesehatannya guna memastikan terdampak atau tidaknya orang tersebut oleh virus Corona.*

 


Berita Terkait