Pasukan Hijau Sterilisasi Masjid Agung Kota Tasikmalaya

Rabu, 18 Maret 2020 21:21 Erni Nur'aeni Daerah

Pasukan Hijau Sterilisasi Masjid Agung Kota Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Sejumlah pasukan berjas hijau dari PMI Kota Tasikmalaya melakukan sterilisasi Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (18/3/2020). Sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan digagas Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sebagai upaya pencegahan meluasnya penyebaran virus corona.

Dijumpai Koropak selepas sterilisasi, Wakil Walikota Tasikmalaya sekaligus Ketua Umum DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Drs. H. M Yusuf mengatakan sterilisasi tersebut merupakan wujud komitmen Pemkot Tasikmalaya melindungi warganya, khususnya umat muslim Kota Tasikmalaya dari risiko paparan virus Corona.

"Sesuai edaran yang berlaku dari pemerintah pusat tentang membatasi aktivitas di luar rumah, tentunya harus ditaati oleh seluruh pihak. Termasuk oleh para DKM. Proses pengumpulan jemaah harus dihentikan sementara seperti pengajian, rajaban, dan acara keagamaan lain, termasuk shalat Jumat," katanya.

Khusus untuk perkara shalat Jumat, kata Yusuf, akan dilihat dulu seperti apa fatwanya, apakah tetap bisa melaksanakan shalat Jumat berjamaah dengan risiko perenggangan jarak shaf jemaah, atau tidak bisa dilakukan sama sekali. Atau pembatasan untuk jemaah shalat Jumat, jelas akan dilihat lagi kajian fatwanya.

 

Koropak.co.id - Pasukan Hijau Sterilisasi Masjid Agung Kota Tasikmalaya

 

Baca : Jangan Panik Hadapi Corona, Bedoa Adalah Kunci Utama

Sekretaris Bidang Imaroh DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Acep Zoni Saeful Mubarok mengatakan untuk ibadah shalat Jumat akan dibatasi dan jemaah harus membawa sajadah masing-masing, namun tetap harus mengacu pada protokol kesehatan.

"Karena mewabahnya belum separah seperti di negara-negara lain, maka kami rasa masih sangat memungkinkan untuk digelar shalat Jumat berjamaah, dengan catatan tetap mengikuti aturan," katanya.

Acep menyesalkan adanya info hoax terkait ditutupnya Masjid Agung Kota Tasikmalaya untuk umum yang jelas-jelas tidak sesuai dengan faktanya.

"Buktinya sekarang kita lakukan sterilisasi dengan cairan disinfektan. Sebelumnya, kita telah menyediakan antiseptik agar dapat digunakan para jemaah. Jadi info soal Masjid Agung Kota Tasikmalaya ditutup jelas itu sebuah kebohongan besar! Itu hoax!," katanya.*


Baca pula : Walikota Tasikmalaya Klarifikasi Pemberitaan Penutupan Ruang Publik