Panik Fenomena Virus Corona Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Kamis, 19 Maret 2020 21:05 Clara Aditia Parlemen

Panik Fenomena Virus Corona Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah


Koropak.co.id - Tercatat hari ini, Kamis (19/3/2020) nilai tukar rupiah terhadap dollar terus melemah, bahkan hingga menembus level Rp 16.180. Penurunan drastis yang terjadi dari sebelumnya pada 18 Maret 2020 dengan kurs Rp 15.350 turut dipengaruhi gejolak kasus corona yang terus meningkat menyatakan peningkatan jumlah warga positif corona di Indonesia meningkat. Bahkan, hari ini tercatat jumlah kasus positif corona di Indonesia mencapai 309 kasus, dengan pasien sembuh 15 orang dan pasien meninggal 25 orang.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, H. Murjani, SE.,MM menuturkan lonjakan peningkatan jumlah pasien membuat masyarakat kaget, yang secara spontan memacu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar. Murjani juga menilai selama kasus corona terus meningkat, kondisi nilai tukar rupiah pun belum dapat terkendali.

"Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar bisa menaikan inflasi. Tentunya bila inflasi naik, mendorong naiknya harga barang-barang kebutuhan. Ini yang mesti menjadi perhatian pemerintah pusat khususnya, dalam mengatasi permasalahan ekonomi makro yang turut disebabkan gejolak fenomena corona," katanya.

Sebetulnya, ucap Murjani, melemahnya nilai tukar rupiah tersebut sudah diprediksi sejak 5 hari terakhir. Namun dikarenakan tidak hati-hati dalam menyikapinya, sehingga nilai tukarnya tembus di level terendah yakni Rp 16.030. Bahkan pada penutupan bursa hari ini, Kamis (19/3/2020) terhitung pukul 16.21 WIB, nilai rupiah ada di level Rp 16.180.

Namun justru, kata Murjani, kondisi ketenangan masyarakatlah yang harus menjadi fokus perhatian. Pemerintah sebisa mungkin harus membuat masyarakat tetap tenang, tidak terbawa panik oleh segala isu dalam fenomena corona tersebut.

"Begitu masyarakat panik, kan jelas nilai tukar rupiah rusak. Di daerah, sebagai wakil rakyat kita harus bisa membawa kondisi Kota Tasikmalaya semakin baik. Toh, kita bisa berkontribusi untuk menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar," katanya.

 

Baca : Jangan Cemas! Harga Bahan Pokok di Pasar Cikurubuk Masih Stabil

 

Koropak.co.id - Panik Fenomena Virus Corona Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah (2)

Baca : Tetap Bijak Dalam Pola Konsumsi, Stok Bahan Pokok di Kota Tasikmalaya Aman!

 

Kuncinya, ucap Murjani, sebisa mungkin mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terbawa panik oleh fenomena corona ini.

"Kita juga harus bisa mengimbau masyarakat jangan panic buying bahkan sampai berlebihan untuk stok di rumah. Serta kita harus memastikan stok kebutuhan pokok harus selalu terjaga. Kalau sampai tidak ada bisa memicu nilai tukar rupiah naik lagi," katanya.

Murjani mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ketenangan di tengah gejolak fenomena yang terjadi, agar dapat turut menjaga stabilitas ekonomi makro yang tentunya akan dapat mengerucut pada ekonomi mikro di daerah.*

 

Baca pula : Pasca Riset, Komisi II Siapkan Skenario Terburuk Untuk Anjloknya Ekonomi