Dalam 24 Jam, Sebaran Corona di Kota Tasikmalaya Melonjak Dua Kali Lipat

Sabtu, 21 Maret 2020 14:23 Dede Hadiyana Daerah

Dalam 24 Jam, Sebaran Corona di Kota Tasikmalaya Melonjak Dua Kali Lipat


Koropak.co.id - Perkembangan penyebaran virus corona di Kota Tasikmalaya meningkat cepat. Dalam data yang dirilis Pemkot Tasikmalaya berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya selaku pelaksana harian Gugus Tugas, per Kamis (19/3/2020) terdapat 22 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sementara berdasarkan update data per Jumat (20/3/2020) jumlah ODP di Tasikmalaya bertambah dua kali lipat menjadi 42 orang.

Demikian disampaikan Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman dalam interview khusus terkait perkembangan penyebaran virus corona di Kota Tasikmalaya yang dihimpun Koropak dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/3/2020).

"Seperti yang dilaporkan bahwa sudah ada 8 orang yang sehat. Namun, dalam kurun waktu 24 jam, kita mendapatkan laporan bahwa ODP di Kota Tasikmalaya meningkat dua kali lipat. Termasuk 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah masuk ruang isolasi di RSUD dr Soekardjo. Berdasarkan riwayatnya, 42 ODP ini sering bepergian jauh ke daerah-daerah yang sudah terpapar virus corona," ujarnya.

 

Baca : Sterilisasi Wujud Keseriusan Pemkot Tasikmalaya Tangani Virus Corona

 

Koropak.co.id - Koropak.co.id - Dalam 24 Jam, Sebaran Corona di Kota Tasikmalaya Melonjak Dua Kali Lipat (2)

 

 

Baca : Walikota Inginkan 10 Ruang Isolasi Untuk Tangani Pasien Corona

 

Walikota mengimbau masyarakat Kota Tasikmalaya untuk menuruti apa yang sudah disampaikan melalui surat edaran dan pengumuman-pengumunan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Pemkot Tasikmalaya. Termasuk fatwa dari MUI untuk melakukan PHBS di rumah masing-masing dan menghindari kerumunan yang melibatkan banyak orang.

"Kita sudah menutup tempat-tempat keramaian untuk menghindari penyebaran virus tersebut, menginstruksikan agar anak sekolah belajar di rumah, dan mengimbau ASN bekerja di rumah. Tujuannya sama, menghindari dan mengurangi kerumunan orang banyak," katanya.

Termasuk, ucap Walikota, dalam pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, dengan aturan antar jemaah diberi jarak sekitar satu meter.

"Seluruh aturan tersebut diharapkan mesti dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat. Tujuannya untuk menghindarkan masyarakat Kota Tasikmalaya dari risiko terpapar virus Corona dalam skala yang lebih besar lagi," ucapnya.*

 

Baca : Keliling Kota, walikota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Serius Sikapi Corona

 


Berita Terkait