Sadis, Untuk Bayar Utang, Seorang Cucu di Tasikmalaya Tega Habisi Nenek

Senin, 23 Maret 2020 21:40 D. Farhan Kamil Daerah

Sadis, Untuk Bayar Utang, Seorang Cucu di Tasikmalaya Tega Habisi Nenek

 
Koropak.co.id - Setelah hampir enam bulan buron, AND (21) warga Sukarintih Desa Linggaraja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, akhirnya berhasil ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya di daerah persembunyiannya, yakni di Banyuasin Sumatera Selatan, Senin (23/3/2020).

AND adalah pelaku pembunuhan neneknya sendiri, Enyu (67) warga Desa Mekarjaya Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, pada tanggal 22 September 2019 sekitar jam 06.30, karena terlilit utang.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan, S.IK mengatakan, pelaku membunuh neneknya sendiri dan mencuri perhiasan emas serta uang simpanan korban dengan alasan untuk membayar utang.

"Kemarin kita berhasil menangkap tersangka di persembunyianya di Banyuasin, tim harus melewati sungai untuk bisa menangkap pelaku selama 45 menit", ungkapnya, saat ekspose di Mako Polres Tasikmalaya, Senin (23/3/2020).

 

Baca : Sadis, Bapak Habisi Nyawa Anak Kandung Gegara Duit Cepe

 

Pelaku lanjut Siswo, awalnya berpura-pura menginap di rumah korban untuk meminjam uang sebesar Rp 1 juta. Namun permintaannya tidak diindahkan sang nenek. Karena kesal,  pelaku kemudian mengambil kalung emas yang dipakai korban saat tidur. Namun kemudian bangun.

"Saat itulah pelaku panik dan langsung membekap mulut dan hidung korban dengan selimut dan bantal hingga mengeluarkan darah dan meninggal seketika," terangnya.

Setelah berhasil membunuh korban, pelaku kemudian mengambil perhiasan kalung dan anting serta uang Rp 200 ribu dan kabur meninggalkan daerah.

"Pelaku sempat kabur ke Tangerang, kemudian ke Palembang dan terakhir ke Banyuasin Sumatera Selatan," katanya.

 

Baca : Sadis, Tak sempat Disusui Bayi di Tasikmalaya Tewas di Tangan Ibu Kandung

 

Pelaku dijerat dengan pasal 365 dan 339 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal dipenjara seumur hidup.

Dari mulut AND, ia mengaku terpaksa menghabisi nyawa neneknya karena tidak memberi pinjaman uang sebesar Rp 1 juta. Uang tersebut akan digunakannya untuk membayar utang ke temannya.

Hasil kejahatan berupa perhiasan yang dia ambil dari korban, dijual untuk membayar hutang dan uang hasil curian Rp 200 ribu dipakai untuk membeli hape.* 

 

Baca : Sadis, Sopir Taksi Online di Tasikmalaya Dibacok Teman Sendiri

 


Berita Terkait