Meningkat! ODP Corona di Kota Tasikmalaya Capai 94 Orang

Selasa, 24 Maret 2020 19:06 Eris Kuswara Daerah

Meningkat! ODP Corona di Kota Tasikmalaya Capai 94 Orang

 

Koropak.co.id - Tercatat hingga hari ini, Selasa (24/3/2020) sebanyak 94 orang di Kota Tasikmalaya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 7 orang, 14 orang dinyatakan sembuh dan 80 orang masih dalam pemantauan.

Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman meminta kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya untuk semakin waspada dalam menyikapi penyebaran wabah virus corona. Meskipun sampai saat ini, belum ada masyarakat yang dinyatakan positif terjangkit corona, tetapi Walikota mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap sepele permasalahan ini.

"Kami meminta masyarakat untuk sementara waktu bisa melaksanakan social distancing atau menghindari kerumunan sebagai upaya meminimalisasi penyebaran virus corona," katanya.

Ditambahkan Walikota, hingga saat ini, Kota Tasikmalaya masih berstatus tanggap darurat. Tetapi jika nanti hasil tes orang yang berstatus PDP ada yang positif, maka statusnya akan dinaikan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

 

Baca : Pasien Meninggal Terus Bertambah, Masyarakat Diminta Lebih Patuh Social Distancing

 

 

Koropak.co.id - Di Meningkat! ODP Corona di Kota Tasikmalaya Capai 94 Orang (2)

 

 

Baca : Data Terbaru Peta Penyebaran Virus Corona di Jawa Barat

Baca : Semua Waspada Awasi Jika Ada Warga Datang Dari Luar Kota

 

Walikota yang juga merupakan Ketua Tim Crisis Center Covid-19 pun sudah menginstruksikan seluruh RT, RW, Lurah dan Camat di wilayah Kota Tasikmalaya melalui video teleconference pada Senin (23/3/2020) untuk mengimbau warga di masing-masing wilayahnya, menahan diri di rumah dan menghindari kerumunan massa.

"Kami berharap tidak ada satu pun warga di Kota Tasikmalaya yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Namun yang terpenting, bagaimana pun juga social distancing ini memang harus terus kami sosialisasikan ke publik. Karena untuk saat ini, itu merupakan langkah pencegahan yang paling efektif," ucapnya.

Dikatakan Walikota, video teleconference tersebut dilakukan agar semua pihak bergerak dengan seluruh potensi yang ada di daerahnya masing-masing untuk bisa menerapkan social distancing kepada masyarakatnya. Sehingga resiko terinfeksi virus corona pun dapat diminimalisir.*

 

Baca pula : Terbaru 1 Orang Dinyatakan Positif, KotaTasikmalaya Berstatus KLB