Pedagang di Kota Tasikmalaya Keluhkan Penurunan Omzet

Rabu, 25 Maret 2020 08:30 Erni Nur'aeni Daerah

Pedagang di Kota Tasikmalaya Keluhkan Penurunan Omzet

 

 

Koropak.co.id - Imbauan untuk berdiam diri di rumah selama 14 hari guna meminimalisasi penyebaran virus Corona, dikeluhkan masyarakat yang memiliki ekonomi menengah ke bawah, terutama mereka yang mengandalkan usaha dengan berdagang.

Seperti halnya yang dikeluhkan pedagang gorengan yang berjualan di Jalan Ir H Djuanda Kota Tasikmalaya, Ani Suryani. Diakuinya sebagai masyarakat kecil yang mencari nafkah di luar rumah, dirasa sangat sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari jika hanya berdiam di rumah saja.

"Ya mau gimana lagi kalau kita tutup selama 14 hari mau makan dari mana? Sedangkan kita hanya mengandalkan dari hasil berdagang saja. Sudah mah kadang nombok buat modal, sekarang malah turun omzetnya. Tapi ya bagaimana pun juga, dikereyeuh saja karena kita mah bukan kaum gajih yang kalau tidak bekerjapun tetap dapat penghasilan," kata Ani.

 

Baca pula : Enam PDP Corona Kota Tasikmalaya Diisolasi di Beberapa Rumah Sakit

 

 

Koropak.co.id - Pedagang di Kota Tasikmalaya Keluhkan Penurunan Omzet

 

Baca : Terungkap Kronologis PDP Corona di Tasikmalaya yang Meninggal Dunia

 

Hal senada disampaikan salah seorang driver Ojek Online, Iwan Ridwan. Menurutnya, dengan adanya fenomena wabah corona dan arahan untuk berdiam diri di rumah selama 14 hari, membuatnya sepi order penumpang.

"Kalau penumpang sekarang sudah berkurang karena mereka tidak bisa ke mana-mana. Apalagi kan sekolah libur, paling juga yang pesan makanan saja, dan itu pun jarang," katanya.

Iwan berharap, wabah corona bisa cepat berlalu dan semua kondisi bisa kembali normal seperti sedia kala.*

 

Baca pula : Dalam 24 Jam Sebaran Corona di Kota Tasikmalaya Melonjak Dua Kali Lipat

 

 


Berita Terkait