Pemkot Tasikmalaya, Siapkan Anggaran Rp 18 Miliar Untuk Tangani Corona

Rabu, 25 Maret 2020 16:16 Eris Kuswara Daerah

Pemkot Tasikmalaya, Siapkan Anggaran Rp 18 Miliar Untuk Tangani Corona

 

 

Koropak.co.id - Social distancing atau menjaga jarak minimal 2 meter sangat penting untuk dilakukan serta turut menghindari kerumunan sebagai salah satu bentuk upaya agar bisa memotong rantai penyebaran dari virus corona atau Covid-19 tidak semakin meluas di Kota Tasikmalaya.

Hal itu disampaikan Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman dalam Konferensi Pers terkait perkembangan penyebaran virus corona di Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan didepan Kantor Balekota Tasikmalaya, Rabu (25/3/2020).

"Terkait penyiapan Alat Pelindung Diri (APD), memang sekarang sangat sulit. Namun kami terus berusaha untuk bisa mendapatkannya, baik dengan menggunakan Dana Tanggap Darurat termasuk juga dari dana-dana pergeseran seperti DAK Kesehatan yang sedang kami upayakan," kata Walikota.

Walikota menuturkan untuk kegiatan-kegiatan hiburan pun sementara waktu akan ditutup sampai batas yang sudah ditentukan. Bahkan selain petugas pemerintahan, Satpol PP dan kepolisian juga bisa membubarkan kegiatan kerumunan masyarakat demi keselamatan semuanya.

"Untuk pasien yang positif, saat ini kondisinya terus dipantau dan masih baik. Tetapi kami juga sambil berkomunikasi dengan berbagai rumah sakit rujukan. Kalau sampai rumah sakit rujukan baik di Garut, Gunung Jati, Cirebon termasuk Hasan Sadikin dan Jakarta penuh dan menolak, maka kita harus mampu untuk mengisolasi dan merawat pasien itu di Kota sendiri," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Pemkot Tasikmalaya, Siapkan Anggaran Rp 18 Miliar Untuk Tangani Corona

 

Baca : Data Terbaru Peta Penyebaran Virus Corona Di Jawa Barat

 

Dikatakan Walikota, untuk titik lokasi ruang isolasi yang dipersiapkan yaitu 1 Gedung di Universitas Perjuangan dan 1 Gedung Rusunawa Universitas Siliwangi yang jauh dari aktivitas publik dan hari ini juga pihaknya akan meninjau lokasi. Masyarakat diminta untuk tidak khawatir, karena pemerintah juga sudah memperhitungkan jaraknya dengan masyarakat.

"Berbicara anggaran, Alhamdulillah kami memiliki Dana Tanggap Darurat dan sudah dialokasikan sebesar Rp 2 Milyar dan sudah mulai bisa dibelanjakan. Kemudian ada dana dari pergeseran sebesar Rp 16 milyar dari dana Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit sehingga jika ditotalkan kurang lebih ada Rp 18 Milyar. Insyaallah secepatnya bisa dipakai karena kami sudah mempersiapkannya dan membahas apa saja kebutuhan yang diprioritaskan termasuk dari Baznas kemarin Rp 250 Juta difokuskan hanya untuk APD," katanya.

 

Baca : Terbaru! 1 Orang Dinyatakan Positif, Kota Tasikmalaya Berstatus KLB

 

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, tutur Walikota, selain social distancing, pemerintah akan melakukan pemasangan tenda di beberapa titik batas Kota Tasikmalaya dengan berkoordinasi bersama pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten tetangga agar dapat mengecek kesehatan dari masyarakat yang pulang pergi melintasi Kota Tasikmalaya.

"Untuk Rapid Test sampai hari ini kami belum menerima jatah pemeriksaannya karena untuk saat ini lebih diprioritaskan di zona-zona merah penyebaran virus corona. Tetapi kami juga meminta agar daerah bisa mendapatkan sehingga pendeteksian masyarakat positif Corona cepat meskipun terbatas," tuturnya.*

 

Baca pula : Data Terbaru, Terjadi Lonjakan Pasien Corona di Indonesia

 

 


Berita Terkait