Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

Rabu, 25 Maret 2020 21:38 D. Farhan Kamil Daerah

Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

 

Koropak.co.id - Menyusul surat edaran Bupati Tasikmalaya tentang peningkatan kewaspadaan terhadap pandemi virus corona (Covid-19), Pemkab Tasikmalaya melakukan pengecekan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer terhadap para penumpang kendaraan umum yang masuk ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/3/2020).

Dari pantauan Koropak, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Petugas Medis Puskesmas, Kesbangpol, BPBD, TNI, Polri dan Satpol PP ini, memberhentikan seluruh armada angkutan umum (angkum), bus angkutan antar provinsi maupun elf angkutan antar kota dari arah Garut ke Singaparna yang melintas di Jalan Raya Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Satu persatu penumpang di antaranya bayi dan anak-anak, termasuk sopir dan kondektur dicek suhu tubuh dan diberi cairan pembersih tangan (hand sanitizer) serta didata nama, alamat tujuan dan asal kota pemberangkatan. Sementara petugas lainnya, melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh armada angkum, mulai dari bagian bawah kursi duduk hingga ke bagian kendali kendaraan.

Para penumpang juga diimbau untuk membersihkan badan dan seluruh pakaian yang digunakan sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga. Menjaga jarak serta istirahat di rumah selama 14 hari.

Dari operasi yang dilakukan sejak pukul 10.00 hingga pukul 14.00 ini, sekitar 25 bus dan elf berhasil dihentikan petugas. Dan dari 124 orang penumpangnya didapatkan ada sekitar 10 orang yang terdeteksi bersuhu tubuh 37 derajat lebih.

Petugas medis melalui Kepala Puskesmas Salawu, Agus Sukmana, S.KM, M.Si menyarankan agar penumpang tersebut tinggal di rumah selama 14 hari sesuai masa inkubasi virus dan segera menghubungi petugas kesehatan atau Sigesit 119, jika mengalami demam tinggi, batuk dan sesak nafas.

 

Baca : Upaya Tekan Penyebaran Virus Corona Pusat Keramaian Disterilisasi

 

Koropak.co.id - Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

 


Baca : Semua Waspada Awasi Jika Ada Warga Datang Dari Luar Kota


Operasi serupa dilakukan di jalur masuk Terminal Ciawi, Dibawah koordinator Kepala Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, Iwan S.IP, tim gabungan memberhentikan seluruh angkum yang hendak masuk ke terminal Ciawi. Satu persatu penumpang angkum tersebut dicek suhu tubuh dan diberi pembersih tangan.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengatakan, operasi Rapid Test atau pengecekan cepat dilakukan terhadap kendaraan angkutan umum berpenumpang menuju Tasikmalaya.

Menurutnya, langkah pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan ke kendaraan umum ini dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Hari ini kami banyak menemukan penumpang asal Tasikmalaya yang pulang dari daerah yang terpapar kasus virus Covid-19. Maka langkah ini sebagai antisipasi pencegahan dini," ujarnya.

Adapun dari hasil pengecekan ini, ungkap Cucu, secara umum baik penumpang atau supir dan kondektur tidak ada yang terindikasi mengalami gejala virus Corona.

"Rata-rata masih diambang batas normal. Suhu tubuh 36 derajat ke bawah. Sebagian kecil saja yang melebihi batas normal, mungkin saja suhu badan panas karena sedang dalam kendaraan atau kecapean," terang dia.

 

Baca : Data Terbaru, Terjadi Lonjakan Pasien Positif Corona di Indonesia

 

Koropak.co.id - Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

 

Baca : Pasien Meninggal Terus Bertambah Masyarakat Diminta Lebih Patuh Social Distancing

 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya H. Asep Darisman menambahkan, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona, Pemkab Tasikmalaya membentuk tim gabungan untuk melaksanakan kegiatan pengecekan penumpang kendaraan umum di tiga titik wilayah.

"Satu titik di Kecamatan Ciawi dan di Kecamatan Salawu kita laksanakan kegiatannya di dua titik yakni di perempatan Warungpeuteuy dan di depan UPT Puskesmas Salawu," ujarnya.

Menurut dia, rata-rata para penumpang datang dari daerah zona merah terpapar virus Corona seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Karawang, Depok, Bandung dan Sukabumi.

"Hasil pemeriksaannya secara keseluruhan setelah dilaksanakannya pengecekan suhu tubuh oleh petugas medis normal. Ada beberapa orang yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat maka kita sarankan untuk istirahat di rumah selama 14 hari dan mencermati setiap perkembangan kondisi suhu tubuh," kata Asep.*

 

Baca pula : Pemkot Tasikmalaya Siapkan Anggaran Rp 18 Miliar Untuk Tangani Corona

 


Berita Terkait