Berbagai Istilah Asing Muncul Sejak Adanya Wabah Virus Corona

Kamis, 26 Maret 2020 10:20 Eris Kuswara Nasional

Berbagai Istilah Asing Muncul Sejak Adanya Wabah Virus Corona


Koropak.co.id - Sejak awal kemunculannya pada Desember 2019 lalu di Wuhan China, terdapat banyak sekali istilah seputar virus corona yang muncul. Bahkan, beberapa istilah tersebut mungkin terdengar asing di telinga dan membuat sejumlah orang kebingungan memahaminya. Berikut Koropak telah merangkum istilah-istilah yang sering muncul mengenai virus corona atau Covid-19.

1. Coronavirus
World Health Organization (WHO) menyebutkan, coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang mampu menyebabkan penyakit flu biasa hingga penyakit yang lebih parah lagi seperti MERS dan SARS.

2. SARS-CoV-2
SARS-CoV-2 merupakan singkatan dari severe acute respiratory syndrome coronavirus 2, dan nama ini ditetapkan oleh Komite Internasional tentang Taksonomi Virus (ICTV) pada 11 Februari 2020 lalu sebagai nama virus corona baru yang mampu menyebabkan COVID-19.

3. COVID-19
COVID-19 merupakan singkatan dari Corona Virus Disease 2019 dan penyakit ini disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

 

Baca : Kominfo RI Umumkan Akun Chatbot Virus Corona Resmi Pemerintah

Baca : Setelah Kominfo Indonesia, WHO Luncurkan Akun Chatbot WhatsApp

 

4. Isolasi
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDD), isolasi merupakan suatu langkah untuk memisahkan orang yang sakit dan memiliki penyakit menular dari orang yang sehat sebagai pencegahan penyebaran penyakit.

5. Karantina
Karantina merupakan suatu langkah untuk memisahkan dan membatasi pergerakan dari orang yang diduga memiliki penyakit menular, sehingga nantinya bisa dilihat apakah mereka benar-benar terinfeksi atau tidak dari penyakit tersebut.

6. Social distancing
Social distancing merupakan langkah menjauhi perkumpulan, menghindari pertemuan massal dan menjaga jarak antar manusia. Social distancing juga dinilai bisa mengurangi resiko penyebaran virus corona, dikarenakan virus ini mampu menular antar manusia melalui droplet atau partikel air liur saat penderita bersin atau batuk.

 

Baca : Istilah Social Dintancing Jadi Physical Distancing, Lockdown Tidak Manusiawi

Baca : Data Terbaru Terjadi Lonjakan Pasien Positif Corona di Indonesia

 

7. Lockdown
Lockdown merupakan protokol darurat yang diambil suatu negara dan bertujuan untuk mencegah orang meninggalkan atau masuk suatu area. Dalam kasus COVID-19, lockdown dilakukan untuk mengunci akses masuk dan keluar sebuah daerah atau negara untuk mencegah penyebaran virus corona.

8. Work From Home (WFH)
Work From Home atau bekerja dari rumah merupakan sebuah istilah kebijakan dari sebuah perusahaan atau instansi yang meminta agar pekerjanya bekerja di rumah. Selain itu, langkah ini bertujuan untuk mengurangi resiko dari penularan virus corona.

9. Orang Dalam Pemantauan (ODP)
ODP merupakan orang yang diketahui telah memiliki kontak dengan kasus COVID-19, contohnya seperti memiliki riwayat perjalanan ke daerah berisiko dan terjangkit virus corona.

 

Baca : Data Terbaru Peta Penyebaran Virus Corona di Jawa Barat

Baca : Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

 

10. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)
PDP merupakan orang yang sebelumnya berstatus ODP, namun dia mengalami beberapa gejala yang mengindikasikan adanya COVID-19 mulai dari gejala sedang hingga berat seperti batuk, pilek, demam, dan gangguan pernafasan.

11. Suspect
Suspect merupakan PDP yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19. Sehingga, ketika seseorang dinyatakan suspect, maka pasien akan diambil spesimen dari dinding belakang hidung dan mulut. Bahkan rumah sakit rujukan juga akan melakukan bronkoskopi untuk mengambil sedikit cairan dari saluran pernafasannya.

12. Pandemi
Pandemi Merupakan wabah penyakit yang tersebar secara global dan mampu mempengaruhi seluruh dunia.

 

Baca : Terungkap Kronologis PDP Corona di tasikmalaya yang Meninggal Dunia

Baca : Terbaru 1 Orang Dinyatakan Positif, Kota Tasikmalaya Berstatus KLB

 


Berita Terkait