Fasilitas Medis Lengkap Tidak Akan Berarti Jika Tidak Ada Pencegahan

Kamis, 26 Maret 2020 20:45 Eris Kuswara Daerah

Fasilitas Medis Lengkap Tidak Akan Berarti Jika Tidak Ada Pencegahan


Koropak.co.id - Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Rapat Kerja dengan Dinas Kesehatan, RSUD dr Soekardjo dan berbagai Rumah Sakit Swasta di Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (26/3/2020).

Kepada Koropak, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Dede Muhammad Muharram mengatakan, dalam rapat kerja ini, IDI, Perawat, Direktur Rumah Sakit Swasta, RSUD dr Soekardjo dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyampaikan aspirasi dan masukan bahwa sebanyak apapun fasilitas untuk isolasi, dan Alat Pelindung Diri (APD) yang disiapkan, semuanya tidak akan berarti ketika tidak adanya upaya untuk pencegahan.

"Apalagi di kita, ketersediaan fasilitas medis sangat terbatas, sedangkan virus corona terus menyebar sehingga mampu membuat lonjakan jumlah pasien. Bahkan tercatat, per hari ini, Kamis (26/3/2020) 11 orang dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 128 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sementara untuk penanganan pasien positif, kita baru memiliki 5 tempat isolasi," Kata Dede.

 

Baca : Pemkot Tasikmalaya Siapkan Anggaran Rp 18 Milyar Untuk Tangani Corona

 

Ditambahkan Dede, Oleh karena itu pemerintah beserta seluruh elemen terkait dan masyarakat harus mampu mengoptimalkan upaya pencegahan. Salah satunya dengan benar-benar memantau orang-orang yang datang dari luar daerah Kota Tasikmalaya, terutama yang berasal dari zona merah virus corona. Bisa dengan melakukan pemeriksaan, tes kesehatan dan lainnya.

"Dalam audiensi kali ini, hal utama yang menjadi keluhan para dokter dan perawat di rumah sakit adalah keterbatasan APD. Sementara untuk tenaga medis, sebenarnya masih relatif terpenuhi yakni sebanyak 400 dokter dan 1.800 perawat. Mereka semua menyatakan siap untuk bertempur, tetapi mereka menginginkan adanya APD yang memadai karena ketika melakukan perawatan terhadap pasien yang tejangkit, tim medis juga tidak ingin tertular," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Fasilitas Medis Lengkap Tidak Akan Berarti Jika Tidak Ada Pencegahan

 

Baca : Cegah Wabah Corona, Polisi Periksa Seorang Warga Asing di Tasikmalaya

Baca : Antisipasi Sebaran Corona, Masuk Kabupaten Tasikmalaya Diperiksa Suhu Tubuh

 

Dede menuturkan, DPRD Kota Tasikmalaya juga mengapresiasi kinerja dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dan seluruh rumah sakit baik RSUD dr Soekardjo dan rumah sakit swasta yang tiada henti telah melayani masyarakat pasien Corona dengan baik. Dede berharap penyebarannya dari virus corona di Kota Tasikmalaya tidak secepat negara-negara lain di dunia, tapi bisa selesai secepatnya.

Terkait rencana Pemkot Tasikmalaya yang berupaya untuk menambah cadangan ruang isolasi di beberapa titik namun mengalami penolakan dari masyarakat, dewan menganggapnya sebagai hal yang wajar karena ketidaktahuan dari masyarakat itu sendiri.

"Inilah yang harus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi lebih intensif lagi kepada masyarakat sehingga mereka akan mengerti. Sebab, tidak hanya untuk ruang isolasi, pasien yang meninggal yang belum tentu disebabkan virus corona saja, kini ditolak warga. Ini miris, dan menjadi keprihatinan kita bersama," tuturnya.*

 

Baca pula : Jumlah Pasien Positif Corona Di Indonesia Kini Capai 790 Kasus


Berita Terkait