Pemprov Jabar Akan Beri Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Sabtu, 28 Maret 2020 11:09 Eris Kuswara Provinsi

Pemprov Jabar Akan Beri Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19


Koropak.co.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memantau dan menyampaikan informasi terkait dengan penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Jawa Barat melalui situs pikobar.jabarprov.go.id.

Berdasarkan hasil pantauan Koropak, Sabtu (28/3/2020) dalam data yang terus di-update pikobar tersebut, sebanyak 4.974 orang berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan rincian sebanyak 3.575 orang masih dalam proses pemantauan dan 1.399 orang sudah selesai pemantauan.

Sementara itu, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Provinsi Jawa Barat kini mencapai 658 orang dengan rincian sebanyak 524 orang masih dalam proses pengawasan dan 134 orang selesai dalam pengawasan.

Sementara 98 orang positif terjangkit virus corona, 14 orang meninggal dan 5 orang dinyatakan sembuh.

 

Baca : Data Terbaru Peta Penyebaran Virus Corona Di Jawa Barat

 

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jawa Barat bersama DPRD Provinsi Jawa Barat sepakat untuk menyalurkan dana bantuan jaring pengaman sosial kepada masyarakat yang terdampak gejolak ekonomi akibat pandemi virus corona.

"Bantuan ini menyesuaikan arahan dari pemerintah pusat. Penyaluran bantuan akan difokuskan kepada masyarakat miskin yang belum mendapatkan program perlindungan sosial dari APBN sebanyak 367.825 keluarga rumah tangga sasaran (KRTS) serta 551.700 keluarga rentan miskin, sehingga total sasaran sebanyak 919.525 KRTS," katanya.

 

Baca : Pikobar Rilis Jumlah Pasien Meninggal Dunia Akibat Corona

 

Ditambahkan Emil, Pemprov Jabar juga akan menyiapkan sejumlah skenario, salah satunya dalam penerapan pembatasan interaksi sosial atau social distancing selama empat bulan. Sehingga, KRTS ini akan memperoleh bantuan tunai senilai Rp 100.000 per keluarga per bulannya dan juga bantuan non tunai atau sembako senilai Rp 200.000 per keluarga per bulan, maka total bantuannya yakni Rp 300.000 per keluarga per bulan jika memang mampu melaksanakan social distancing selama 4 bulan sesuai aturan.

“Kami tentunya bergerak cepat dan kalau tidak ada halangan, sesuai arahan pemerintah pusat, maka bantuan ini akan kami salurkan ke keluarga miskin dan rentan miskin yang jumlahnya hingga mendekati angka 1 juta keluarga,” ujarnya.*

 

Lihat : Corona Bukan Untuk Ditakuti, Mari Bersama Lawan Corona!

 


Berita Terkait