Dishub Kota Tasikmalaya Rilis Surat Penghentian Operasional Angkutan Umum

Sabtu, 28 Maret 2020 19:46 Clara Aditia Daerah

Dishub Kota Tasikmalaya Rilis Surat Penghentian Operasional Angkutan Umum


Koropak.co.id - Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya merilis Surat Edaran Nomor 550/ 03 / Dishub tentang Operasional Angkutan Umum yang diterbitkan pada Sabtu (28/3/2020). Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa menindaklanjuti Surat Edaran Walikota Tasikmalaya Nomor 400/SE.921-Dinkes/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Serta menyikapi perkembangan situasi semakin merebaknya penularan infeksi virus Corona di wilayah Kota Tasikmalaya, sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 tersebut adalah dengan membatasi mobilitas penduduk yang akan masuk dan keluar wilayah Kota Tasikmalaya atau Karantina Wilayah.

Dishub Kota Tasikmalaya menyatakan terhitung mulai 29 Maret 2020 pukul 00.00 WIB, Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dishub Kota Tasikmalaya memerintahkan kepada perusahaan angkutan untuk menghentikan operasional angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Perbatasan, baik yang masuk maupun keluar wilayah Kota Tasikmalaya.

 

Baca : Walikota Tasikmalaya Terapkan Karantina Wilayah Mulai 31 Maret 2020

 

Surat serupa diterbitkan Dishub Kota Tasikmalaya untuk Operasional Kereta Api. Ditujukan kepada Kepala Stasiun Tasikmalaya, untuk memerintahkan PT. Kereta Api Indonesia Stasiun Kota Tasikmalaya agar kereta api yang melalui wilayah Kota Tasikmalaya tidak berhenti di Stasiun Wilayah Kota Tasikmalaya.

Kebijakan tersebut merupakan tindaklanjut Surat Edaran Walikota Tasikmalaya Nomor 400/SE.921-Dinkes/2020 tanggal 15 Maret 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

 

Lihat : Corona Bukan Untuk Ditakuti, Mari Bersama Lawan Corona!

 

Terlepas dari segala bentuk penghentian operasional angkutan umum, langkah ini merupakan langkah cepat Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menerapkan karantina wilayah. Terlebih setelah adanya 1 orang pasien meninggal dan 5 orang positif terjangkit virus corona atau Covid-19, Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman secara tegas mengambil langkah ekstrim untuk memerangi wabah virus corona di Kota Tasikmalaya dengan menerapkan kebijakan lockdown lokal atau karantina wilayah mulai 31 Maret 2020.*

 

Baca : Satu Orang PDP di Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia

Baca : Jumlah Pasien Positif Corona Meninggal Dunia Capai 102 Orang


Berita Terkait