Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Kini Capai 1.285 Kasus

Senin, 30 Maret 2020 13:52 Dede Hadiyana Nasional

Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Kini Capai 1.285 Kasus


Koropak.co.id - Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 RI kembali merilis data terbaru terkait sebaran kasus positif virus corona di Tanah Air.

Dalam informasi yang berhasil dihimpun Koropak, Senin (30/3/2020), Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Media Center Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 menuturkan berdasarkan data terbaru per-Minggu (29/3/2020) pukul 15.30 WIB.

Seperti dilaporkan bahwa terjadi peningkatan data positif yakni terkonfirmasi bertambah 130 kasus menjadi 1.285 positif, terdapat 1.107 dalam perawatan, 64 dilaporkan sembuh, dan 114 meninggal dunia.

Dengan adanya penambahan angka kasus positif tersebut, pemerintah meminta masyarakat untuk tetap melaksanakan social distancing atau jaga jarak di dalam berkomunikasi sosial, baik di luar maupun di dalam ruangan. Anjuran melaksanakan protokol kesehatan pun diharapkan dipatuhi dan dijalankan sebaik mungkin guna memutus rantai penyebaran virus corona penyebab covid-19.

"Masyarakat diupayakan tetap berada di dalam rumah. Jika terpaksa harus keluar rumah maka jaga jarak, hindari kerumunan, gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari menyentuh wajah, serta praktekkan etika saat batuk dan bersin," ujarnya.

 

Baca : Protokol Keluar Rumah Aman di Tengah Kondisi Social Distancing

 

Sementara itu, Pemerintah Indonesia sendiri telah memeriksa sebanyak 6.500 orang terkait Covid-19. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi indikator penambahan data kasus positif. Hasil pemeriksaan tersebut menggambarkan bahwa masih ada warga teridentifikasi positif yang belum melaksanakan isolasi sehingga ditemukan lebih banyak angka penularan karena kontak dekat di lingkungan masyarakat.

Hal lainnya yang menjadi penting dalam kasus ini adalah peran serta masyarakat untuk turut melindungi dan menjaga siapapun yang sakit. Jangan sampai menjauhi atau mengucilkan warga yang sedang sakit, karena hal tersebut malah akan memperburuk keadaan.

"Mari bersama-sama kita lindungi yang sakit, jangan didiskriminasi, jangan distigmarisasi, jangan dikucilkan, tapi lindungi dan bantu dia agar bisa melakukan isolasi diri dengan baik di lingkungannya. Sedangkan untuk yang sehat juga harus bisa melindungi diri, jaga kondisi tubuh, ikuti protokol kesehatan agar sakit. Inilah kunci keberhasilan kita untuk menanggulangi covid-19," ucapnya.*

 

Lihat : Corona Bukan Untuk Ditakuti, Mari Bersama Lawan Corona!