Pembatasan Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya Diberlakukan Mulai Besok

Senin, 30 Maret 2020 18:43 Dede Hadiyana Daerah

Pembatasan Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya Diberlakukan Mulai Besok

 

Koropak.co.id - Langkah ekstrim untuk memerangi wabah virus corona di Kota Tasikmalaya, yakni diterapkannya pembatasan bagi orang yang masuk ke Kota Tasikmalaya, akan mulai diberlakukan Selasa (31/3/2020) besok selama satu bulan penuh.

Seperti halnya yang disampaikan Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman dalam akun Instagram resminya di @budibudiman27, Walikota menyampaikan akan melarang beroperasinya angkutan umum yang masuk ke Kota Tasikmalaya dari daerah terjangkit corona, membangun posko untuk memeriksa kendaraan pribadi dan barang, serta meminimalisasi orang yang datang dari zona merah.

"Bagi warga Kota Tasikmalaya yang berkantor di luar kota harus membawa surat tugas dari kantornya. Ini dilakukan demi keselamatan seluruh warga Kota Tasikmalaya. Kita ingin meminimalisasi penyebaran virus corona," ujarnya.

 

Baca : Satu Pasien Positif Corona Di Kota Tasikmalaya Meninggal Dunia

 

Rencananya, kata Walikota, pembatasan orang-orang yang masuk ke wilayah Kota Tasikmalaya akan dibagi di 9 titik dengan dibangunkan posko di masing-masing titik, yakni di Jalan Letnan Ibrahim Adji, Terminal Awipari, Simpang Tiga Mangin, Rest Area Urug, Cibeuti Asta, Karangresik, Belakang Terminal Type A Indihiang, Bojong Jengkol dan Simpang Bantar.

"Nanti kita akan hentikan kendaraan, kemudian mengukur suhu tubuh menggunakan alat Thermoscanner. Apabila suhu tubuh mereka lebih dari 38 derajat, maka tim yang terdiri dari TNI, Kepolisian, Dinas Kesehatan dan BPBD serta relawan akan mencatat data orang tersebut. Jika terdapat orang kurang sehat maka akan dilanjutkan ke fasilitas kesehatan," katanya.

 

Baca : Pasien Positif Virus Corona di Kota Tasikmalaya Kembali Bertambah Jadi 6 Orang

 

Walikota berharap agar masyarakat memahami. Sebelumnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya sendiri sudah mengeluarkan surat edaran untuk pemberhentian sementara operasional angkutan umum yang masuk ke Kota Tasikmalaya, baik kendaraan bus atau elf, kereta api, hingga penerbangan.

"Untuk penerbangan sudah dihentikan serta tidak ada kereta api yang berhenti di Kota Tasikmalaya. Namun, hal ini harus tetap kita sosialisasikan agar masyarakat bisa memahami," ucapnya.*

 

Lihat : Corona Bukan Untuk Ditakuti, Mari Bersama Lawan Corona!