Restrukturisasi Kredit, Ringankan Beban UMKM Terdampak Covid-19

Rabu, 01 April 2020 16:07 Clara Aditia Daerah

Restrukturisasi Kredit, Ringankan Beban UMKM Terdampak Covid-19

 


Koropak.co.id - Di setiap musibah, termasuk pandemi Corona atau Covid-19, selalu ada sisi baik yang bisa diambil. Seperti halnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menerbitkan sejumlah kebijakan bagi terdampak corona.

Terdapat program restrukturisasi dari sejumlah perbankan yang tentunya memberikan keringanan bagi debitur. Restrukturisasi atau keringanan diberikan khusus bagi debitur UMKM dan pekerja berpenghasilan harian.

Keringanan yang diberikan dapat berupa penyesuaian pembayaran cicilan pokok atau bunga, perpanjangan waktu, atau hal lain yang ditetapkan oleh bank atau perusahaan pembiayaan sesuai hasil assessment. Debitur dapat menghubungi masing-masing bank melalui teknologi komunikasi untuk mengajukan permohonan keringanan agar segera dapat dilakukan proses assessment.

Pengumuman dari masing-masing perbankan terkait program restrukturisasi dapat dilihat di website resmi OJK di www.ojk.go.id pada kanal info terkini.

Kebijakan restrukturisasi memang sudah ada sejak dahulu dalam Peraturan OJK. Hanya saja restrukturisasi diterbitkan saat ada bencana, seperti saat tsunami, banjir, dan lainnya. Namun untuk kali ini karena bencananya wabah dan berlaku hampir di semua wilayah di Indonesia, maka restrukturisasi pun berlaku hampir di seluruh perbankan, mulai bank umum, Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Umum Syariah, dan Perusahaan Pembiayaan atau leasing.

 

Koropak.co.id - Restrukturisasi Kredit, Ringankan Beban UMKM Terdampak Covid-19

 

Baca : Pasca Riset, Komisi II Siapkan Skenario Terburuk Untuk Anjloknya Ekonomi


Terakhir, kelonggaran cicilan bagi debitur UMKM yang terdampak Covid-19 dan beritikad baik seperti sektor informal, usaha mikro, pekerjaan berpenghasilan harian yang memiliki kewajiban pembayaran kredit untuk menjalankan usaha produktif mereka.

Dikonfirmasi Koropak, Rabu (1/4/2020), Kepala OJK Tasikmalaya, Edi Ganda Permana menuturkan cara mengajukan restrukturisasi adalah dengan mengajukan permohonan ke bank yang bersangkutan.

Nantinya, kata Edi, pihak bank akan melakukan assessment apakah debitur termasuk terdampak langsung atau tidak, juga historis pembayaran pokok atau bunga.

"Bank akan memberikan restrukturisasi berdasarkan profil debitur. Keringanan yang diberikan akan didasarkan pula pada hasil diskusi dengan debitur," katanya.

 

Koropak.co.id - Restrukturisasi Kredit, Ringankan Beban UMKM Terdampak Covid-19


Baca : Corona Ternyata Negatif, Kesusahan Rakyat Malah Positif

 

Untuk di wilayah kerja OJK Tasikmalaya, kata Edi, OJK Tasikmalaya telah menyampaikan terkait kebijakan restrukturisasi tersebut kepada hampir setiap kepala daerah di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran dengan harapan dapat disampaikan lagi kepada warganya.

"Saat ini Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia atau APPI bersama Gojek dan Grab difasilitasi OJK pusat, sedang melakukan pendataan ojek online yang merupakan nasabah leasing. Sehingga pengajuan restrukturisasi pun nantinya dapat dilakukan secara kolektif, misalnya melalui flatform berdasarkan data yang disampaikan oleh mitra pengemudinya," katanya.*


Lihat : Corona Bukan Untuk Ditakuti, Mari Bersama Lawan Corona!

 


Berita Terkait