Dalam Paripurna DPRD Terapkan Pola Physical Distancing

Selasa, 31 Maret 2020 15:52 D. Farhan Kamil Parlemen

Dalam Paripurna DPRD Terapkan Pola Physical Distancing

 

Koropak.co.id - Di hari terakhir batas penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, DPRD Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat paripurna DPRD tentang penyampaian nota LKPJ Bupati Tasikmalaya Tahun 2019, Di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (31/3/2020).

Dari pantauan Koropak, sebanyak 28 anggota DPRD dari total 50 anggota yang hadir, duduk berjauhan mengisi ruangan paripurna, (physical distancing). Sebelum masuk ruangan mereka mencuci tangan dan sebagian mengenakan masker.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, SP mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban, dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

”Meskipun di tengah-tengah wabah virus Corona, kami tetap melaksanakan rapat paripurna. Hal ini karena amanat UU dimana kepala daerah harus menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD yang dilakukan satu kali dalam satu tahun, paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir," kata Asep.

 

 

Koropak.co.id - Dalam Paripurna DPRD Terapkan Pola Physical Distancing (2)

 

Baca : Bupati Ade Ambil Langkah Populis Soal Anggaran

 

Selanjutnya terang dia, DPRD akan menggelar rapat paripurna lanjutan dengan agenda penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap LKPJ Bupati.

"Rencananya hari Jumat besok atau pekan depan," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Iing Farid Ghozin mengatakan, untuk menyiasati perkembangan soal wabah Covid-19, dimana telah ada larangan kerumunan orang, maka dalam pelaksanaan rapat peripurna tersebut mengikuti protokol kesehatan.

"Selain tidak semua anggota diundang dalam paripurna karena bukan dalam agenda mengambil keputusan, posisi tempat duduk peserta rapat pun dibuat renggang dengan jarak 1,5 meter lebih. Kami buat satu kursi datu meja," ujarnya.*

 

Baca pula : DPRD Kabupaten Tasikmalaya Kaji Skenario Bupati Soal Blocking Anggaran