Di Posko PRH Indihiang, Tak Satupun Kendaraan Lolos Pemeriksaan

Rabu, 01 April 2020 23:37 Eris Kuswara Daerah

Di Posko PRH Indihiang, Tak Satupun Kendaraan Lolos Pemeriksaan

 

Koropak.co.id - Pasca turunnya kebijakan Wali Kota Tasikmalaya tentang pembatasan aksesibilitas wilayah, semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang berasal dari luar daerah Kota Tasikmalaya, terutama dari daerah zona merah akan diberhentikan sebelum memasuki wilayah Kota Tasikmalaya.

Seluruh penumpang di dalamnya akan diperiksa oleh petugas kesehatan, di Posko-posko yang telah disiapkan. Hal ini akan terus dilakukan selama masa aturan pembatasan orang masuk ke Kota Tasikmalaya diberlakukan, hingga satu bulan ke depan.

Dari pantauan Koropak di Posko 1 RPH Indihiang, Rabu (1/4/2020), terlihat para penumpang kendaraan masukke dalam posko. Satu persatu, mereka dilakukan pengecekan suhu badan, pendataan hingga keperluan datang ke Kota Tasikmalaya.

Komandan Koramil 1202/Indihiang sekaligus Perwira Pengendali Posko 1 RPH Indihiang, Mayor Inf Iim Abdul Muksit menuturkan, pendataan para penumpang kendaraan, dilakukan untuk mengetahui dari mana penumpang tersebut berasal. JIka masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), maka akan dikarantinakan.

Ditambahkan, apabila ditemukan penumpang dengan suhu badan lebih dari 38 derajat, maka orang tersebut masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dan nantinya akan ditindaklanjuti oleh tim medis yang akan datang menjemput ke posko.

"Bagi mereka yang berasal dari daerah zona merah dan menetap di Kota Tasikmalaya, berapapun suhu badannya mereka wajib dilakukan pendataan. Setelah itu akan ditindaklanjuti oleh RT dan RW daerahnya masing-masing," katanya.

 

Koropak.co.id - Di Posko PRH Indihiang, Tak Satupun Kendaraan Lolos Pemeriksaan

 

Baca : Wakil Walikota Tinjau Posko I Perbatasan Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya

 

Sebagai antisipasi tambah dia, di setiap kecamatan sudah dibentuk Satuan Tugas (Satgas). Adapun untuk Kecamatan Indihiang, disiapkan 2 posko, yakni Posko Bojong Jengkol dan RPH Indihiang.

Ia mengimbau, agar masyarakat tetap tinggal di rumah, mengikuti imbauan yang sudah ditetapkan pemerintah serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan menggunakan sabun, menerapkan physical distancing atau menjaga jarak, menjaga pola makan dan pikiran, minum vitamin serta istirahat yang cukup.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Hadian mengatakan, semua pihak agar dapat bekerjasama dan saling bahu membahu mengawal kebijakan pembatasan orang masuk ke Kota Tasikmalaya, sebagai langkah memotong rantai penyebaran virus Corona.

Adapun hasil pemeriksaan suhu badan di Posko 1 RPH terang Hadian, dari sekian banyak penumpang kendaraan yang diperiksa, tidak ada satu pun yang terindikasi gejala Covid-19 dan rata-rata suhu badannya di bawah 36 derajat.*

 

Baca pula : Putus Sebaran Covid-19, Walikota Batasi Orang Masuk Ke Kota Tasikmalaya

 


Berita Terkait