Tahapan Pilkada 2020 Ditunda, Honor Pengawas Tak Terbayar

Sabtu, 04 April 2020 08:31 D. Farhan Kamil Pilkada

Tahapan Pilkada 2020 Ditunda, Honor Pengawas Tak Terbayar

 
Koropak.co.id - Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya mendesak Pemkab Tasikmalaya segera mencairkan dana hibah sebesar Rp 386 juta dari sisa dana hibah di kas daerah sebesar Rp 19 miliar.

Dana sebesar itu guna pembayaran honor Pengawas Kelurahan Desa (PKD) yang sudah dibentuk Bawaslu dan telah bekerja selama satu bulan penuh.

"Tahapan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Tasikmalaya sementara dihentikan. Hal itu berimbas kepada penghentian seluruh pengawas pemilu di tingkat kecamatan maupun desa. Persoalannya honor PKD hingga kini belum dibayar," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Juanda, Jumat (3/4/2020).

honor Pengawas Kelurahan Desa (PKD) yang sudah dibentuk Bawaslu belum dibayarkan hingga awal April ini.

Diakuinya, hibah tahap pertama pada tahun 2019 yang sudah dicairkan sebesar Rp 3,5 miliar, telah habis digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan Bawaslu sejak tahapan Pilkada dimulai.

pencairan dana hibah melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan pemerintahan daerah Rp 3,5 miliar sudah habis digunakan.

"Keseluruhan dana hibah kita adalah Rp 23,2 miliar, dikurangi pencairan tahap pertama, maka masih tersisa sebesar Rp 19 miliar. Kita hanya butuh untuk membayar honor PKD," ujarnya.

 

Baca : Banyak Calon PPS Kabupaten Tasikmalaya Terlibat Kepengurusan Partai Politik

 

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Mohammad Zen mengatakan, untuk persoalan kekurangan anggaran untuk honor PKD, Pemkab Tasikmalaya telah membahas dan akan diupayakan selesai pada bulan April ini.

"Dengan adanya penundaan tahapan Pilkada, maka tidak ada lagi pencairan dana Hibah. Adapun untuk honor PKD akan diupayakan segera dengan pertimbangan bahwa mereka sudah bekerja sebelum tahapan Pilkada ditunda," kata Zen.*

 

Baca : Cegah Sebaran Covid-19 Pemkab Tasikmalaya Dapat Bantuan APD dan Disinfektan

 


Berita Terkait