Waspada! Bahaya DBD Mengintai di Tengah Pandemi Covid-19

Minggu, 05 April 2020 10:13 Dede Hadiyana Nasional

Waspada! Bahaya DBD Mengintai di Tengah Pandemi Covid-19


Koropak.co.id - Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemerintah Indonesia mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai dampak musim pancaroba pada bulan April hingga Mei 2020 yang dapat memicu peningkatan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan mengancam kesehatan selama Pandemi Covid-19 terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, Minggu (5/4/2020), Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan secara statistik pada musim pancaroba sering menunjukkan peningkatan kasus DBD.

"Diharapkan jangan sampai terjadi karena dapat memperburuk kondisi Pandemi Covid-19. Untuk itu, upaya pemberantasan nyamuk pembawa DBD harus dilakukan sejak dini di lingkungan masyarakat melalui penerapan 3-M yakni menguras, menutup, dan mengubur barang yang dapat menampung air," ujarnya.

 

Baca : Waspada Demam Berdarah Cegah Jentik Nyamuk Dengan Gerakan 3M

 

Masyarakat juga diharapkan dapat mengikuti perkembangan Pandemi Covid-19 melalui sumber resmi di webste covid-19.go.id, call center 119, 117, atau hubungi Halo Kemkes di 15567, dan juga banyak sekali aplikasi yang sudah diverifikasi lainnya.

"Saat ini, kita memiliki banyak waktu berada di rumah seiring dengan penerappan social distancing. Baiknya, lakukan pembersihan di lingkungan masing-masing. Bersihkan barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk," kata Yuri.

Kementerian Kesehatan sendiri telah mencatat sejak Januari hingga awal Maret 2020, jumlah pasien meninggal dunia akibat DBD mencapai 94 jiwa. Dari jumlah tersebut, pasien terbanyak ditemukan di tiga provinsi yang merupakan zona merah kasus DBD yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan 29 jiwa, Jawa Barat 15 Jiwa dan Jawa Timur 11 jiwa.*

 

Baca pula : Tahukah Kamu Kriteria Manusia Incaran Nyamuk