Kemampuan Indonesia Produksi APD Penanganan Covid-19 Dipastikan Tercukupi

Minggu, 05 April 2020 19:20 Clara Aditia Nasional

Kemampuan Indonesia Produksi APD Penanganan Covid-19 Dipastikan Tercukupi


Koropak.co.id – Kemampuan dan kapasitas di dalam negeri untuk memproduksi alat pelindung diri (APD) dalam penanganan Covid-19 dipastikan tercukupi. Gugus Tugas bekerjasama dengan berbagai pihak, siap melaksanakan produksi APD terstandardisasi.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan WHO Indonesia, Kemenkes, Kemenperin, Asosiasi Pertekstilan, Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia, Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia dan ahli teknik kimia ITB untuk menentukan standar dan pemenuhan APD.

Wiku menambahkan APD, khususnya gaun medis, selama ini pengadaan di dalam negeri sangat tergantung dari impor dengan jumlah terbatas yang tidak mampu memenuhi kebutuan untuk tim medis Indonesia. Seputar bahan APD gaun selama ini hanya digunakan sekali pakai.

Dikutik Koropak dari covid19.go.id, Minggu (5/4/2020), dalam keterangan pers yang dirilis di Graha BNPB Jakarta, Jumat (3/4/2020), Wiku menyatakan bahwa bangsa Indonesia memiliki inovasi bahan baku alternatif yang sudah tersedia.

“Kami telah menemukan bahwa bahan baku pengganti yang sesuai dengan standar WHO, cukup melimpah di Indonesia. Bahan baku tersebut diproduksi oleh industri tekstil dalam negeri. Bahan baku pengganti tersebut yaitu polyurethane dan polyester yang bisa digunakan berulang dengan proses pencucian secara benar. Bahan tersebut dapat digunakan juga untuk pembuatan tipe baju gaun medis," katanya.

 

 

Koropak.co.id - Kemampuan dan Kapasitas Indonesia Produksi APD Penanganan Covid-19 Dipastikan Tercukupi

 

Baca : Di Kota Tasikmalaya, Gugus Tugas Covid-19 Dibentuk Sampai Tingkat RW

 

Pertama, ucap Wiku, jenis gaun terusan. Selanjutnya jenis jumpsuit coverall.

Terkait dengan kapasitas produksi APD Nasional, dijelaskan Wiku bahan baku pengganti tersebut ada sekitar 1,7 juta per bulan. Di samping itu, produksi APD juga rencananya akan didukung oleh minimal 31 perusahaan tekstil dan 2.900 industri garmen nasional.

Sementara itu, aturan perizinan produksi telah direlaksasi dan disepakati oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Seluruh produksi nantinya dipastikan untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri sehingga seluruh tenaga medis dapat terlindungi demi keselamatan dan keamanan mereka dalam operasional menangani pasien Covid-19.*

 

Baca : Pemerintah Perbanyak Fasilitas Uji Pemeriksaan Covid-19