Pemudik Dari Zona Merah Buat Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Meningkat

Rabu, 08 April 2020 21:03 Eris Kuswara Daerah

Pemudik Dari Zona Merah Buat Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Meningkat


Koropak.co.id - Tercatat per Rabu (8/4/2020) jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona atau Covid-19 di Kota Tasikmalaya mengalami penambahan. Begitu juga dengan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), bahkan ditemukan kasus baru di Kota Tasikmalaya yaitu Orang Tanpa Gejala (OTG).

Berdasarkan hasil pantauan Koropak, tercatat data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya hingga pukul 08.00 WIB, pasien yang positif terinfeksi Covid-19 di Kota Tasikmalaya kini berjumlah 9 orang, dengan rincian 1 orang sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 7 orang masih dalam perawatan.

Sementara itu, dari ke-9 orang yang dinyatakan positif tersebut diketahui 3 orang yang positif terkonfirmasi dari hasil Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dan 6 orang positif dari hasil Rapid Diagnostic Test (RDT).

Kemudian untuk ODP di Kota Tasikmalaya juga mengalami penambahan sebanyak 839 orang dengan rincian sebanyak 566 orang masih dalam pemantauan dan 273 orang selesai pemantauan.

Sedangkan untuk jumlah PDP di Kota Tasikmalaya, kini berjumlah sebanyak 16 orang dengan rincian 3 orang masih dalam pengawasan, 12 orang selesai pengawasan dan 1 orang meninggal dunia. Kini muncul juga kasus baru di Kota Tasikmalaya yakni OTG, tercatat sebanyak 59 orang berstatus OTG dengan rincian 47 orang masih dalam pemantauan dan 12 orang selesai pemantauan.

 

Koropak.co.id - Pemudik Dari Zona Merah Buat Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Meningkat

 

Baca : Pasien Positif Covid-19 Di Kota Tasikmalaya Bertambah Jadi 9 Orang

Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman mengatakan, peningkatan jumlah ODP, PDP dan pasien positif Covid-19, salah satunya diakibatkan dari banyaknya orang yang datang dari zona merah seperti Bandung dan Jabodetabek pulang ke Kota Tasikmalaya.

Padahal pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat tidak mudik ke kampung halaman untuk mencegah penularan virus Corona semakin meluas.

"Memang sulit sekali dalam menahan kedatangan masyarakat dari zona merah ke Kota Tasikmalaya. Namun, kami tidak akan pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat agar memberitahu kerabatnya yang ada di luar daerah, terutama di zona merah untuk tidak pulang demi menekan penyebaran wabah Covid-19 di Kota Tasikmalaya," kata Walikota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Uus Supangat mengatakan penambahan kasus pasien yang positif di Kota Tasikmalaya didominasi oleh kedatangan warga dari zona merah.

"Masyarakat yang datang dari zona merah secara otomatis dijadikan sebagai ODP dan dilaporkan ke Puskesmas tempat tinggalnya masing-masing agar bisa dilakukan pemantauan," katanya.

Ditambahkan Uus, kewaspadaan terhadap Covid-19 juga bukan hanya untuk orang yang mengalami gejala saja, karena kini Orang Tanpa Gejala (OTG) juga mempunyai potensi dapat menularkan virus meskipun dia sehat secara fisik.*

 

Baca pula : Warga Desa di Tasikmalaya Siapkan Rumah Isolasi Bagi yang Pulang Merantau