Peningkatan Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Buat Pemerintah Lebih Waspada

Kamis, 09 April 2020 16:43 Eris Kuswara Daerah

Peningkatan Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Buat Pemerintah Lebih Waspada


Koropak.co.id - Berdasarkan data terbaru per Kamis (9/4/2020) pukul 08.00 WIB, perkembangan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Tasikmalaya mengalami peningkatan dari kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Sementara untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 masih tetap diangka yang sama.

Hasil pantauan Koropak berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, jumlah OTG di Kota Tasikmalaya bertambah menjadi 73 orang dengan rincian 61 orang masih dalam pemantauan dan 12 orang sudah selesai pemantauan.

Begitu juga dengan jumlah ODP yang turut mengalami penambahan sebanyak 909 orang dengan rincian 537 orang masih dalam pemantauan dan 372 orang sudah selesai pemantauan.

Sementara itu, untuk jumlah PDP di Kota Tasikmalaya masih tetap diangka yang sama seperti sehari sebelumnya yakni sebanyak 16 orang dengan rincian 3 orang masih dalam pengawasan, 12 orang sudah selesai pengawasan dan 1 orang meninggal dunia.

Pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya sebanyak 9 orang dengan rincian 7 orang masih dalam perawatan, 1 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia.

 

Koropak.co.id - Peningkatan Jumlah ODP di Kota Tasikmalaya Buat Pemerintah Lebih Waspada

 

Baca : Pemudik Dari Zona Merah Buat Jumlah ODP Di Kota Tasikmalaya Meningkat

 

Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman mengatakan terkait dengan fenomena terus bertambahnya jumlah pasien positif, ODP dan kini ada kasus OTG di Kota Tasikmalaya membuat pemerintah dan masyarakat semakin waspada dalam menghadapi penyebaran virus corona.

"Saat ini di Kota Tasikmalaya sudah ada 9 orang yang positif. Jumlah ODP mengalami penambahan yang cukup signifikan setelah diberlakukannya kebijakan pembatasan orang masuk ke Kota Tasikmalaya," kata Walikota.

Ditambahkan Walikota, peningkatan jumlah ODP serta OTG yang melonjak, banyak disebabkan oleh masyarakat Kota Tasikmalaya yang kembali dari luar kota terutama dari daerah zona merah.

"Jadi tolong untuk bisa dipahami bersama, bagi masyarakat Kota Tasikmalaya yang ada di luar kota, khususnya zona merah, jangan mudik jika sayang keluarga. Sebab bisa jadi tatkala mudik, warga tersebut membawa virus Corona. Ini merupakan upaya kita bersama memutus rantai penyebaran virus Corona di Kota Tasikmalaya," ucapnya.

Walikota menuturkan, pemerintah tidak akan bosan-bosannya untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat ketika keluar rumah untuk wajib menggunakan masker dan menjaga jarak.

Pasalnya, hingga saat ini masih saja ditemui masyarakat yang tidak menggunakan masker.*

 

Baca pula : Pasien Positif Covid-19 Di Kota Tasikmalaya Bertambah Jadi 9 Orang