Anggota Komisi III Dorong Pemerintah Segera Gelontorkan Anggaran Covid-19

Jum'at, 10 April 2020 10:00 D. Farhan Kamil Daerah

Anggota Komisi III Dorong Pemerintah Segera Gelontorkan Anggaran Covid-19

 

Koropak.co.id - Tingginya angka pemudik warga Kecamatan Bojonggambir dari wilayah yang masuk dalam zona merah, menciptakan kecemasan tersendiri khususnya bagi petugas medis di Puskesmas Bojonggambir. 

Hingga Kamis (9/4/2020) saja tercatat sekitar 1.200 warga yang pulang dari daerah perantauan sebagai imbas dari penerapan program social distancing. Dari sekian banyak pemudik itu, tercatat sekitar 19 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

Kecemasan muncul karena selain jumlah alat pelindung diri (APD) terbatas, alat rapid test bantuan dari pemerintah pun hanya 20 buah.

"Saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari daerah pemilihan (dapil) ini, ikut mencemaskan petugas kesehatan di Puskesmas. Dari 58 tenaga medis yang ada, 26 orang di antaranya PNS dan sisanya tenaga sukarelawan. Mereka harus menyiasati APD yang sangat terbatas, saat harus berhadapan dengan pasien yang dicurigai," kata Cecep Nur Yakin, seusai menyerahkan bantuan minuman berupa susu dan nutrisi/vitamin C kepada petugas kesehatan puskesmas dan tenaga relawan.

 

Koropak.co.id - Anggota Komisi III Dorong Pemerintah Segera Gelontorkan Anggaran Covid-19

 

Baca : Bupati Ade Ambil Langkah Populis Soal Anggaran

 

Menurut politikus Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya ini, tidak menutup kemungkinan dari sekian banyak pemudik ada yang belum terdeteksi sebagai ODP. Hal itu salah satunya karena alat untuk memeriksa kondisi warga secara cepat (rapid test) sangat terbatas.

"Untuk itu saya mendorong pemerintah segera menggelontorkan anggaran yang tak terbatas untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona khususnya di wilayah Bojonggambir. Bupati sudah sangat jelas akan menyiapkan cadangan dana hingga ratusan milyar rupiah. Tinggal bagaimana sekarang anggaran tersebut dapat segera dialokasikan salah satunya penyediaan rapid test," ujarnya.

Ia pun menyebutkan, demi kenyamanan para petugas medis yang akhir-akhir ini disibukkan dengan penanganan wabah Covid-19, ia menyiapkan satu rumah kosong berlantai dua di Kampung Ciawi Desa dan Kecamatan Bojonggambir, untuk dijadikan rumah transit tempat istirahat para medis.

"Kebetulan tidak jauh dari puskesmas, saya sediakan rumah kosong untuk tempat istirahat bagi para medis. Mereka harus tetap fit dalam rangka memberikan pelanan terbaik selama wabah Covid-19 ini," ucap Cecep yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Tasikmalaya.*

 

Baca pula : Warga Desa di Tasikmalaya Siapkan Rumah Isolasi Bagi yang Pulang Merantau