MUI Kota Tasikmalaya Akan Ikuti Anjuran Pemerintah

Selasa, 14 April 2020 19:08 Eris Kuswara Daerah

MUI Kota Tasikmalaya Akan Ikuti Anjuran Pemerintah


Koropak.co.id - MUI Kota Tasikmalaya akan mengikuti apapun keputusan yang nantinya diambil Pemerintah Kota Tasikmalaya, meskipun keputusan tersebut adalah dihentikannya selama 14 hari, aktivitas peribadahan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Demikian disampaikan Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH Ate Musodik Bahrum kepada Koropak selepas mengikuti kegiatan Silaturahmi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di Gedung MUI Kota Tasikmalaya, Senin (13/4/2020).

"Misi utama kita saat ini adalah memerangi virus Corona atau Covid-19. Tetapi langkah tersebut tentunya harus dilakukan juga bersama ulama dan umaro dengan mengambil demi kemaslahatan umat," kata KH Ate.

Ditambahkan KH Ate, meskipun ada perbedaan pendapat, namun pada 1 atau 2 hari ke depan sudah akan diambil keputusannya dan MUI Kota Tasikmalaya akan mengikuti segala anjuran dan kebijakan pemerintah.

"Meskipun hasilnya nanti harus dihentikan sementara, kami akan menerimanya. Sebab ibadah salat juga bisa dilakukan di rumah dan islam itu fleksibel, perbedaan pendapat ini hanya masalah ilmu fiqih saja, bukan pada aqidah," ujarnya.

 

 Koropak.co.id - MUI Kota Tasikmalaya Akan Ikuti Anjuran Pemerintah

 

Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi menuturkan, keputusan ihwal penghentian ibadah salat Jumat selama 2 pekan ini belum ada keputusan final. Masih harus menunggu selama 1 hingga 2 hari agar para pemangku kebijakan dapat membuat suatu formula yang nantinya bisa disepakati bersama dan tidak merugikan.

"Untuk pembentukan Tim Gugus Tugas Ulama kami setuju, sebab akan sejalan dengan Tim Gugus Tugas Kota Tasikmalaya melakukan penanganan Covid-19. Bahkan, sebelum dibentuk Tim Gugus Tugas Ulama pun, kami tengah melaksanakan sosialisasi dan penyadaran di Pesantren, Majelis Taklim, DKM, dan lembaga keagamaan lainnya," tutur KH Aminudin.

Dikatakan KH Aminudin, ikhtiar medical atau kesehatan dan ikhtiar spiritual harus berjalan seimbang.

"Mengenai fatwa haram mudik, hingga saat ini baru akan dibahas, termasuk juga terkait hal-hal yang berhubungan menjelang masuknya bulan suci Ramadan seperti aturan ibadah salat tarawih dan lain hal," ucapnya.*

 

Baca : Wacana Peniadaan Sementara Ibadah Salat Jumat Dapat Penolakan