Bank Indonesia Isolasi dan Sterilisasi Uang Sebelum Diedarkan

Rabu, 15 April 2020 14:19 Eris Kuswara Daerah

Bank Indonesia Isolasi dan Sterilisasi Uang Sebelum Diedarkan

 

Koropak.co.id - Media penyebaran virus Corona sangatlah beragam, mulai dari bersalaman, pegangan pintu, tombol lift, mesin ATM, termasuk uang logam dan kertas. Bank Indonesia yang merupakan bank sentral, dalam membidik sebaran virus Corona telah menerbitkan kebijakan untuk mengisolasi uang yang berputar kembali ke Bank Indonesia, selama 14 hari. Serta dilakukan sterilisasi dengan disinfektan.

Hal tersebut perlu dilakukan karena uang kertas dan logam dapat menjadi media sebaran virus Corona. Dalam uang logam dan kertas, virus Corona bisa berdiam diri hingga 6 hari. Sehingga ketika dikarantina selama 14 hari dan diberi disinfektan di dalamnya, uang tersebut dipastikan steril saat diterbitkan kembali dari Bank Indonesia. 

Bank Indonesia juga telah mengimbau perbankan untuk senantiasa melakukan pemeliharaan mesin ATM-nya dengan selalu membersihkannya menggunakan cairan disinfektan, sehingga steril dari sebaran virus Corona.

 

Bank Indonesia Isolasi dan Sterilisasi Uang Sebelum Diedarkan

 

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tasikmalaya, Heru Saptaji selepas menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya di Loby Balekota Tasikmalaya, Selasa (14/4/2020).

Bantuan yang merupakan sumbangsih Bank Indonesia bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Priangan Timur tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD) meliputi hazmat 150 unit, masker standar WHO, yakni N95 sebanyak 100 unit dan Kacamata Safety Medis Goggle dengan total bantuan senilai Rp 100 juta. 

"BMPD Priangan Timur juga turut menyerahkan bantuan untuk RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya berupa 6 item APD senilai total Rp 100 juta. Semoga konsentrasi, empati dan perhatian kita semua, penyebaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya bisa segera diatasi," kata Heru.*

 

Baca : Bantu Tangani Covid-19, Bank BJB Cabang Tasikmalaya Salurkan APD

 

 


Berita Terkait