Penerima Kartu Pra Kerja Dapat Insentif Rp 2,4 Juta

Rabu, 15 April 2020 21:29 Eris Kuswara Nasional

Penerima Kartu Pra Kerja Dapat Insentif Rp 2,4 Juta

 

Koropak.co.id - Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja mengatakan bahwa penerima kartu pra kerja menerima insentif Rp 2.400.000 untuk 4 bulan, yang dibagikan berturut-turut setiap bulan Rp 600.000 tiap bulannya. Adapun dalam penjaringannya, tim pelaksana lebih mengutamakan pendaftar yang merupakan terdampak Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, Rabu (15/4/2020) Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menuturkan insentif tersebut akan ditransfer kepada rekening para peserta yang sudah menyelesaikan pelatihan.

Rekening yang dipilih, kata Denni Puspa, dapat berupa rekening bank atau rekening dompet elektronik seperti OVO, Link Aja, atau GoPay.

“Uang insentif ini diharapkan bisa menjadi jaring pengaman sosial yang nantinya akan meringankan beban para peserta. Oleh karena itu silahkan digunakan dengan sebaiknya,” kata Denni.

Untuk sasaran dari para penerima kartu prakerja tersebut, kata Deni, adalah WNI berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang menempuh pendidikan formal. Program kartu prakerja juga ditujukan kepada angkatan kerja yang kini diperluas kepada pekerja atau pelaku usaha mikro kecil terdampak Covid-19.

"Mengingat anggarannya yang terbatas, maka kami mengajak kepada masyarakat untuk dapat memahami bahwa program ini lebih mengutamakan orang yang terdampak Covid-19," ujarnya.

 

Baca : LBH Ansor Beri Bantuan Hukum Bagi Pegawai yang Dirumahkan Akibat Covid-19


Terlepas dari itu, kata Denni, jadi setiap penerima Kartu Prakerja pemerintah mengalokasikan paket manfaat total senilai Rp 3.550.000 yang terdiri atas

1. Bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang dapat digunakan untuk membeli aneka modul pelatihan di platform digital mitra.

2. Insentif yang akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta. Insentif terdiri dari dua bagian :
- Insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan total Rp 2.400.000.

- Insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei total Rp 150.000.

 

Baca : Guna Penanganan Covid-19 Dewan Setujui Alokasi Anggarkan RP 24 Miliar


Dimaksud modul pelatihan, kata Denni, peserta memilih paket pelatihan. Jumlah total ada 900 jenis pelatihan yang tersedia pada 8 kanal digital yang dipilih peserta ketika pertama mendaftar.

"Para calon peserta juga bisa membandingkan terlebih dahulu mengenai paket pelatihan yang ditawarkan, termasuk juga dengan biaya dan kesesuaian minat," katanya.

Jika masing-masing paket harganya Rp 200 ribu, maka peserta bisa mengambil sampai lima modul pelatihan yang tersedia di digital platform. Baru mereka bisa mengambil pelatihan keduanya apabila sudah menuntaskan pelatihan pertama.*

 

Baca : Layanan PLN Tengah Pandemi Covid-19 Listrik Gratis dan Diskon Tarif