Dari Rapid Test di Kabupaten Garut, Lima Kasus Dinyatakan Reaktif

Jum'at, 17 April 2020 16:29 Clara Aditia Desa

Dari Rapid Test di Kabupaten Garut, Lima Kasus Dinyatakan Reaktif


Koropak.co.id - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat merilis perkembangan kasus penyebaran Corona atau Covid-19 di Kabupaten Garut hingga Kamis (16/4/2020) pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, untuk kasus Corona Positif masih berjumlah 3 kasus. Dua kasus kini dalam perawatan di ruang Isolasi RSUD dr. Slamet dan 1 kasus dilakukan isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

"Data terbaru, total kasus Orang Tanpa Gangguan (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan konfirmasi positif sebanyak 2.349 kasus. OTG sebanyak 246 orang, dengan catatan 156 telah selesai masa observasi dan telah dilakukan rapid test, dan 5 di antaranya dinyatakan reaktif," kata Ricky saat dikonfirmasi Koropak, Jumat (17/4/2020).

 

Koropak.co.id - Dari Rapid Test di Kabupaten Garut, Lima Kasus Dinyatakan Reaktif

 

Baca : Pasien Positif Covid-19 Di Garut Tempati Ruang Isolasi Khusus

 

Sedangkan ODP, ucap Ricky, tercatat sebanyak 2.065 kasus dengan 7 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, PDP tercatat sebanyak 35 kasus dengan 6 orang di antaranya meninggal dunia.

"Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitasi kesehatan sebanyak 38 kasus. Sedangkan jumlah ODP yang telah dilakukan rapid test sebanyak 1.048 orang, dengan 5 kasus di antaranya dinyatakan reaktif," katanya.

Tentu, kata Ricky, ini harus jadi perhatian bersama. Bantu tim medis berjuang di lapangan dengan selalu menaati kebijakan pemerintah. Jangan anti pada masker, gunakan masker terutama bagi para pekerja atau ketika berada di luar rumah.

"Bantu menangani wabah Corona dari hal terkecil, salah satunya menggunakan masker dan senantiasa mencuci tangan menggunakan sabun. Hal itu sangat membantu dalam memutus mata rantai sebaran virus Corona," kata Ricky.*

 

Baca : Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wakil Bupati Evaluasi Camat Wilayah Utara Garut