Rasionalisasi Anggaran Sampai 50 Persen Harus Berikan Kebermanfaatan

Kamis, 23 April 2020 10:52 Eris Kuswara Parlemen

Rasionalisasi Anggaran Sampai 50 Persen Harus Berikan Kebermanfaatan

 

Koropak.co.id - Hasil kegiatan video conference terkait dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tentang pergeseran anggaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dilaksanakan pada Senin (20/4/2020) kemarin, hingga saat ini sedang dilakukan inventarisasi, re-alokasi dan re-focusing anggaran.

Demikian disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi SE saat berbincang bersama Koropak di Ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (23/4/2020).

"Ada surat keputusan bersama dari Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri yang mengamanatkan bahwa minimal 50 persen anggaran harus digeser untuk penanganan Covid-19. Termasuk juga mengenai bagaimana penanganan langsung untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Corona," kata Andi.

Namun, kata Andi, dikarenakan adanya aturan sehingga pihak eksekutif pun menyampaikan proyeksi pergeseran APBD kepada DPRD Kota Tasikmalaya agar alokasi sebesar 50 persen tersebut bisa segera diaktualisasikan.

"Kami hanya ingin mendorong pemerintah bahwa pengalokasian anggaran sebesar 50 persen tersebut harus benar-benar bisa memberikan hasil yang signifikan, terutama dalam penyelesaian Wabah Corona," ucapnya.

 

Baca : Tangani Dampak Covid M19, Rasionalisasi APBD Bisa Mencapai 50 Persen


Andi berharap anggaran tersebut bisa dipergunakan secara efektif dan efisien. Proyeksikan dari anggaran sebesar 50 persen itu untuk jaring pengaman sosial dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa membantu masyarakat, khususnya terdampak Covid-19. Jangan sampai bencana kesehatan ini bergeser jadi bencana kemanusiaan.

"Dewan juga ingin mendapatkan gambaran bahwa finalisasi anggaran sebesar 50 persen tersebut bisa benar-benar membuktikan upaya bersama melawan Corona. Artinya, percepatan penanggulangan Covid-19 harus lebih dioptimalkan lagi," ucap Andi.

Andi menyatakan dewan hanya mendorong pemerintah bahwa dengan alokasi anggaran dan alokasi pos-pos anggarannya yang sudah ditetapkan bisa menjadi stimulan optimalisasi penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya.*

 

Baca pula : Jaring Pengaman Sosial Bantu Masyarakat Terdampak Corona