Pasien Dengan Penyakit Bawaan, Rentan Lebih Parah Jika Terinfeksi Covid-19

Senin, 27 April 2020 23:59 Eris Kuswara Nasional

Pasien Dengan Penyakit Bawaan, Rentan Lebih Parah Jika Terinfeksi Covid-19

 

Koropak.co.id - Salah satu cara menghindari terjadinya penularan virus saat dalam perjalanan maupun di rumah sakit (RS), Pemerintah Indonesia telah memberikan anjuran protokol kesehatan agar masyarakat dapat menggunakan layanan Telemedicine.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koropak, Senin (27/4/2020) layanan tersebut bisa digunakan untuk berkonsultasi dengan dokter hingga membeli obat yang dapat dilakukan secara daring tanpa harus keluar rumah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, diketahui kemungkinan penularan jenis-jenis virus termasuk SARS-CoV-2 di RS tergolong sangat tinggi. Oleh karena itu, masyarakat diminta agar dapat menghindari kunjungan ke RS dan beralih dengan menggunakan layanan Telemedicine.

“Kami berharap layanan konsultasi medis lebih banyak didorong, agar masyarakat tidak membuat kunjungan ke RS. Sehingga tidak bertemu secara langsung dan tidak memberikan ruang untuk kontak dekat dengan banyak orang di RS,” kata Yuri dalam keterangan pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

 

Baca : PCR Diklaim Paling Akurat Deteksi Virus Covid-19 Dalam Tubuh


Ditambahkan Yuri, layanan Telemedicine di Indonesia ini telah memiliki 12 layanan perusahaan kesehatan digital yang tergabung dalam Indonesia Telemedicine Association atau Atensi.

Selain melalui layanan tersebut, masyarakat juga bisa menggunakan konsultasi medis secara daring atau online yang telah disediakan oleh BUMN.

"Melalui layanan Telemedicine ini, masyarakat tidak perlu bepergian keluar rumah dan datang ke RS untuk sekedar melakukan konsultasi dengan dokter atau membeli obat. Hingga kini dilaporkan sudah ada peningkatan jumlahq penggunaan layanan telemedicine di masyarakat," ucapnya.

 

Baca : Isolasi Mandiri PB IDI Pastikan Pasien Terlayani Lewat Telemedis


Lebih lanjut Yuri menyebutkan, data yang ada saat ini, tercatat lebih dari 300 ribu masyarakat yang sudah memanfaatkan layanan telemedicine, dan diharapkan terus meningkat sehingga akan lebih memudahkan layanan konsultasi medis.

"Kami mengingatkan bahwa orang dengan penyakit penyerta bawaan atau komorbid, cenderung lebih berisiko mengalami sakit yang parah ketika dirinya terinfeksi Covid-19. Bahkan data dari kasus pasien yang meninggal dunia saat ini, cenderung pada kelompok usia antara 41 hingga 60 tahun. Namun beberapa di antaranya di atas usia 61 hingga 80 tahun," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari situs pemerintah covid-19.go.id, hingga Senin (27/4/2020) jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia, mencapai angka 9.096 orang. Kemudian untuk pasien yang sembuh sebanyak 1.151 orang dan meninggal dunia sebanyak 765 orang.*

 

Baca : Mulai Hari Ini Larangan Mudik Lebaran Resmi Berlaku Secara Bertahap