Bupati Tasikmalaya Gandeng DMI, Intensifkan Sosialisasi PSBB

Kamis, 14 Mei 2020 17:03 D. Farhan Kamil Daerah

Bupati Tasikmalaya Gandeng DMI, Intensifkan Sosialisasi PSBB

 

Koropak.co.id - Upaya akselerasi memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Tasikmalaya, Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, H. Ade Sugianto menggaet Dewan Masjid Indonesia (DMI) beserta jajaran pasukan di bawahnya.

Bupati memanfaatkan jaringan DMI untuk menyosialisasikan program Penyekatan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekaligus mengakarkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya protokol kesehatan pencegahan wabah Covid-19.

Dengan semakin tingginya transmisi lokal hari ini, pemerintah sangat meyakini dan percaya bahwa perilaku masyarakatlah yang paling kuat dalam rangka mencegah, memutus mata rantai wabah virus corona. Termasuk bagaimana kerawanan sosial masyarakat akibat dampak Covid-19 ini sejak dini bisa terantisipasi.

"Maka upaya ke arah tersebut, kita perkuat ikhtiar dengan merangkul para alim ulama, kiai termasuk para pengurus masjid yang setiap saat berinteraksi langsung dengan masyarakat, untuk membangun karakter perilaku masyarakat sesuai aturan Covid-19," kata Ade seusai menyampaikan sosialisasi PSBB di hadapan puluhan pengurus DMI kecamatan dan pengurus DKM besar (masjid besar) kecamatan, di gedung Pendopo, Rabu (14/5/2020).

 

Baca : Acep Zoni Saeful Mubarok:  Syaban dan Uzlah Corona

 

Koropak.co.id - Bupati Tasikmalaya Gandeng DMI, Intensifkan Sosialisasi PSBB

 


Baca : Pemkab Tasikmalaya Tak Larang Salat Jumat, DMI Salurkan Cairan Disinfektan

 

Disebutkan, pihaknya telah menugaskan 2.980 ASN di lingkungan Pemkab Tasikmalaya untuk mengedukasi dan memperkuat 10.496 RT siaga, yang kini menjadi panggung perlawanan utama di masyarakat, menuntaskan permasalahan sosial yang timbul akibat wabah Covid-19.

"RT siaga ini melibatkan berbagai unsur termasuk para kiai atau ajengan di DKM," ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya meminta bantuan para kiai dan ajengan yang tentunya lebih dekat dan lebih diturut masyarakat, untuk mengintensifkan komunikasi serta mengedukasi masyarakat agar lebih tenang dan tumbuh kesadaran yang lebih meningkat bahwa semua harus menjalankan program social distancing.

"Bukan larangan berkerumun tetapi lebih kepada jangan bersentuhan dan jaga jarak," ucapnya.

Dalam acara yang dihadiri ketua beserta jajaran pengurus PD DMI Kabupaten Tasikmalaya dan seluruh pengurus PC DMI serta para pengurus masjid besar se-Kabupaten Tasikmalaya itu, bupati menyerahkan bantuan rutin untuk masjid besar serta bantuan operasional PC DMI.*

 

Baca : DMI Perkuat RT Siaga Percepat Penanganan Wabah Virus Corona