Tanah Bersengketa, Hotel Di Tasikmalaya Digugat Ahli Waris

Kamis, 14 Mei 2020 18:45 Didit Fauzi Daerah

Tanah Bersengketa, Hotel Di Tasikmalaya Digugat Ahli Waris

 

Koropak.co.id - Keluarga ahli waris Liong Joeng Tjong (alm), sebagai bapak angkat dari Liong Sin Cung (alm) atau Sin Cung, mengajukan gugatan perbuatan melanggar hukum di Pengadilan Negeri 1A Kota Tasikmalaya, atas tanah dan bangunan hotel, di Jalan HZ. Mustofa No.263 Kel. Nagarawangi Kec. Cihideung Kota Tasikmalaya, Rabu (13/05/2020).

Melalui dua kuasa hukum yakni Irfan Safe'i, SH dan Dani Safari Effendi, SH, istri Liong Sin Cung (alm) yaitu Lioe Miauw Lan alias Nyaynyai beserta anaknya, menggugat ibu angkat atau istri dari Liong Joeng Tjong (alm) yakni Tjien Soey Jin alias Susan Tjien (tergugat 1) serta kakak angkatnya, Liong Sin Lien alias Lianawati Liong (tergugat 2), dan Daniel Barnabas Chairunas (tergugat 3), selaku pembeli lahan tersebut.

Kuasa hukum, Dani Saffari, SH menyebutkan, pada tanggal 18 April 2017 lalu, tergugat 1 dan tergugat 2 telah menjual sebagian besar warisan milik Liong Joeng Tjong (alm) dengan luas Luas tanah 1.340 m2 dengan SHM no 00094 dan luas 1.523 m2 dengan SHM no 01552, yang terletak di Jalan HZ. Mustofa nomor 263 Kelurahan Nagarawangi Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, kepada Daniel Barnabas Chairunas sebagai tergugat 3.

"Perbuatan tergugat jelas melanggar hak subyektif para penggugat dan telah melanggar ketentuan hukum waris yang diatur dalam KUH Perdata," kata Dani.

 

Baca : Sengketa Masjid di Sukoharjo Akan Dijual Pihak Bank

 

Lebih lanjut Dani mengatakan, selama masa hidupnya Liong Joeng Tjong dengan Tjien Soey Jin telah mempunyai harta peninggalan yaitu harta yang diperoleh selama perkawinan (harta gono gini), yaitu sehamparan bidang tanah dan bangunan tersebut. Namun selama 32 tahun hidup berpasangan sebagai suami istri, istri dari Liong Joeng Tjong yang meninggal dunia tahun 1988, tidak mau membagi harta waris kepada anak angkatnya, Liong Sin Cung (alm) yang kini jatuh kepada ahli warisnya, Lioe Miauw Lan alias Nyanyay dan anak-anaknya.

"Berdasarkan Pasal 129 dan 290 ayat 1, bahwa anak angkat mendapatkan 1/3 bagian dari harta semuanya. Dan karena lahan tersebut kini sudah menjadi sebuah bangunan hotel, maka untuk memudahkannya, para penggugat menghitung dengan nilai warisan tersebut saat ini adalah sebesar Rp 150 milyar, dan kami menggugat uang sebesar itu," terangnya.

Ditemui terpisah, pembeli sekaligus pemilik tanah dan bangunan hotel tersebut, Daniel Barnabas Chairunas (tergugat 3) mengaku tidak keberatan dengan adanya gugatan yang dilakukan pihak penggugat ke Pengadilan Negeri. Dirinya mengaku tidak ada urusan.

"Ya silahkan saja gugat. Saya tidak ada urusan karena dulu saya membeli dari pemilik langsung," kata Daniel.*

 

Baca : Berniat Mendatangi Paranormal Galunggung, Malah Dibekuk Polisi

 


Berita Terkait