Tracing Dilakukan Pada 3.000 Spesimen Dengan Metode Rapid Test

Sabtu, 16 Mei 2020 22:02 Eris Kuswara Parlemen

Tracing Dilakukan Pada 3.000 Spesimen Dengan Metode Rapid Test

 

Koropak.co.id - Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya terus berupaya mengoreksi setiap gerakan dan langkah jajaran dalam rangka penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Hal itu seiring dengan banyaknya kritikan konstruktif dan ide baik dari Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya.

Demikian hal itu diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat kepada Koropak seusai Rapat Kerja bersama Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, di Ruang Rapat I DPRD Kota Tasikmalaya, Kamis (14/5/2020).

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih atas dukungan DPRD Kota Tasikmalaya untuk pengadaan alat bantu diagnostic baik Gen Expert maupun PCR yang bertujuan untuk mempercepat layanan diagnostic sekaligus mempercepat penentuan apakah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah dinyatakan negatif atau belum.

"Selama ini, kami memeriksakan PCR masih ke provinsi. Dan untuk mendapatkan hasil uji PCR itu, membutuhkan waktu yang cukup lama hingga 14 hari," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Tracing Dilakukan Pada 3.000 Spesimen Dengan Metode Rapid Test

 

Baca : Dewan Kota Tasikmalaya Dorong Pengadaan Alat PCR Untuk Tangani Covid-19

 

Diakuinya, pemerintah telah bergerak untuk Covid-19 ini, lebih awal yaitu dimulai akhir Januari 2020 hingga hari ini. Ada beberapa tahapan yang telah dan sedang dilakukan salah satunya tahapan preventif dan promotif dalam kaitannya dengan social distancing, physical distancing dan penggunaan masker serta kegiatan lainnya.

Kemudian dari tracing yang sudah dilakukan, tercatat hampir sekitar 3.000 spesimen yang dicek dengan menggunakan rapid test. Dan untuk hasil akhirnya sebagaimana data yang disampaikan Tim Gugus Tugas.

"Kami juga bekerjasama dengan RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk mempersiapkan ruangan isolasi tambahan ke depan, apabila nanti ada fase puncak atau pemanjangan dari Covid-19. Hal itu dilakukan sebagai tindakan antisipasi," ucapnya.*



Baca : Pengadaan Alat PCR Untuk Penanganan Covid-19 Diharapkan Bisa Terealisasi