Waspada, Kasus Baru Positif Corona Di Kota Tasikmalaya Hasil Transmisi Lokal

Selasa, 19 Mei 2020 03:40 Eris Kuswara Daerah

Waspada, Kasus Baru Positif Corona Di Kota Tasikmalaya Hasil Transmisi Lokal

 

Koropak.co.id - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya kembali memperbaharui data kasus pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Tercatat hingga Senin (18/5/2020) jumlah pasien positif Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang.

Diketahui, 4 orang tersebut merupakan perawat dan karyawan Puskesmas Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Sehingga, jumlah total pasien positif Covid-19 saat ini sebanyak 37 orang, dengan rincian 11 orang sembuh, 23 orang masih dalam perawatan, dan 3 orang meninggal dunia.

Penambahan empat kasus baru itu, merupakan hasil uji cepat atau rapid tes. Sehingga, dari jumlah total 37 kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya, tercatat sebanyak 23 orang terkonfirmasi positif melalui hasil tes swab dan 14 orang lainnya melalui rapid tes.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan mengatakan, 4 kasus baru pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya itu merupakan pengembangan dari Puskesmas Kecamatan Tamansari. Oleh karena itu, Tim Gugus Tugas pun akan melakukan tracing di daerah tersebut.

“Kami menduga, untuk penambahan empat pasien positif itu merupakan hasil transmisi lokal. Hal itu dikarenakan, seluruh wilayah Jawa Barat telah melakukan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Yang artinya para pendatang dari luar Jabar, sudah tertahan selama PSBB berlaku," kata Ivan.

 

Koropak.co.id - Waspada, Kasus Baru Positif Corona Di Kota Tasikmalaya Hasil Transmisi Lokal

 

Ditambahkan, atas penambahan kasus tersebut, Tim Gugus Tugas mengingatkan masyarakat agar semakin waspada dalam menyikapi pandemi Covid-19. Masyarakat pun diminta untuk tidak terlena dengan suasana Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri dan dijadikan alasan untuk keluar rumah serta melupakan imbauan pemerintah.

"Kami meminta agar masyarakat untuk terus mengikuti segala imbauan pemerintah seperti tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan, menerapkan physical distancing atau jaga jarak dan selalu menggunakan masker dimanapun berada. Karena jika dilihat untuk saat ini, sudah kecenderungan terjadi transmisi lokal,” ucapnya.*

 


Berita Terkait