Rapat Anggaran Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Diwarnai Aksi Walk Out

Rabu, 20 Mei 2020 03:50 D. Farhan Kamil Parlemen

Rapat Anggaran Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Diwarnai Aksi Walk Out


Koropak.co.id - Baru beberapa menit berjalan, Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Tasikmalaya, di warnai aksi walk out yang dilakukan salah seorang anggota Banggar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Asep Muslim, di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/5/2020).

Aksi walk out tersebut dipicu oleh ketidaksiapan TAPD yang diketuai Sekda Kabupaten Tasikmalaya dr. H. Mohamad Zen, menunjukan dokumen tentang refocusing dan realokasi anggaran dalam rangka percepatan penanganan wabah virus Corona di Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan sebelum walk out, politisi PKB ini menantang TAPD bertemu di persidangan Komisi Informasi (KI) . "Sudah hampir lima kali rapat Banggar dengan TAPD dan hingga saat ini TAPD tidak mampu menunjukan dokumen terkait refocusing dan realokasi anggaran. Padahal dalam setiap pertemuan saya meminta dokumen tersebut. Bahkan ketua dewan sendiri yang memintanya, namun tidak diindahkan. Maka atas nama pribadi, saya akan adukan persoalan ini ke KI," kata Asep, seusai mengikuti rapat Banggar di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

 

Baca : Bupati Ade Ambil Langkah Populis Soal Anggaran

 

Asep pun menegaskan, ia atas nama pribadi menunggu pertemuan berikutnya dengan TAPD di persidangan KI. "Percuma jika rapat Banggar ini hanya membahas sesuatu yang tidak ditunjang dokumen. Lebih baik rapat ini bubar. Saya akan segera mengadukan perihal ketidakterbukaan informasi TAPD ke KI," tegas Asep.

Hingga kini lanjut Asep, Banggar DPRD Kabupaten Tasikmalaya tidak pernah mengetahui seperti apa rincian pengumpulan, penggunaan atau pengalokasian anggaran tersebut. Banggar pun tidak mengetahui kongkrit dari mana saja sumber anggaran yang telah direfocusing pemerintah daerah. Dan kegiatan apa saja yang telah dilakukan serta barang apa saja yang telah didapat selama penanganan Covid-19 ini dan berapa anggaran yang telah digunakan.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Tasikmalaya ini terang dia, dinilai tidak transparan dalam penyampaikan kebutuhan penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Baca : DPRD Kabupaten Tasikmalaya Kaji Skenario-bupati Soal Blocking Anggaran

 

Menurutnya, dalam rapat banggar, secara pribadi Asep telah mempersilahkan pimpinan DPRD untuk mengambil langkah politik. Akan tetapi secara pribadi, dirinya mengaku telah bulat akan melakukan langkah hukum dengan mengadukan cara TAPD ini kepada KI. Pasalnya hal ini dinilai dia telah melanggar Undang-undang tentang keterbukaan informasi publik.

Lebih jauh Asep menyebutkan, dirinya hanya mengetahui jumlah total kebutuhan anggatan sebesar Rp 63 Miliar tanpa tahu rinciannya apa saja.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen belum menjawab atau menanggapi.*

 

Baca : Sejak Tujuh Tahun Diingatkan, Pemkab Tasikmalaya Noyod

Baca : Soal Pemekaran Tasela, Pemkab Tasikmalaya Dianggap Lelet