Meski Kasus Positif Covid-19 Alami Lonjakan, Warga Kota Tasikmalaya Santuy

Kamis, 21 Mei 2020 05:18 Eris Kuswara Daerah

Meski Kasus Positif Covid-19 Alami Lonjakan, Warga Kota Tasikmalaya Santuy

 

Koropak.co.id - Munculnya kluster Puskesmas Tamansari menjadi faktor pemicu lonjakan pasien positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, tercatat hingga Rabu (20/5/2020) jumlah total menjadi 41 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat mengatakan, penularan Covid-19 juga sudah terjadi sesama pegawai Puskesmas Tamansari dan juga di internal keluarganya. Empat kasus terbaru dari kluster Puskesmas Tamansari tersebut juga merupakan hasil tracing.

"Munculnya kluster Puksesmas Tamansari ini, berawal dari perawat yang sempat menangani pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit swasta. Setelah dia ditempatkan di Puskesmas Tamansari, barulah mulai terdeteksi bahwa dia terkonfirmasi positif Covid-19 dari tes berkala untuk tim medis," kata Uus.

Namun terang dia, para pegawai yang terkonfirmasi positif tersebut, bukan merupakan perawat yang bersentuhan langsung dengan pasien. Sehingga, untuk sementara tracing hanya dilakukan di lingkungan pegawai dan keluarganya saja. Sejauh ini juga, penambahan kasus tidak menimpa warga pendatang atau yang pulang dari perantauan.

“Dalam penanganan Covid-19 ini, kami juga menangani warga yang pulang dari luar daerah, akan tetapi mereka statusnya Pasien Dalam Perawatan (PDP). Kami khawatir akan terjadi transmisi lokal dimana penularan terjadi di dalam kota," ucapnya.

 

Koropak.co.id - Meski Kasus Positif Covid-19 Alami Lonjakan, Warga Kota Tasikmalaya Santuy

 

Baca : PSBB Tahap Kedua Mulai 19 Mei 2020 Dengan Perluasan Penyekatan Jalan

 

Uus menuturkan, terlebih lagi masih ada Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tentunya masih harus diwaspadai. Sementara itu, tercatat secara keseluruhan terdapat 11 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19, antara lain 8 paramedis atau perawat dan 3 tenaga medis atau dokter. Namun untuk tenaga medis, kondisinya saat ini sudah dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah 3 tenaga medis sembuh dan sudah dinyatakan negatif, kini hanya tinggal paramedis saja. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa kehati-hatian itu bukan berlaku bagi masyarakat secara umum saja. Para perawat di lembaga kesehatan juga tetap harus waspada dalam menjaga diri dan orang-orang di sekitarnya," ujarnya.

Brdasarkan data terbaru, Rabu (20/5/2020) Tercatat sebanyak 41 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan rincian 14 orang sudah sembuh, 27 orang dalam perawatan dan 3 meninggal dunia. Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini sebanyak 37 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.200 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 486 orang.

Sementara itu, selama dalam penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya, aktivitas masyarakat justru masih tetap ramai. Termasuk salah satunya yang paling disoroti adalah Kawasan HZ Mustofa.*

 

Baca : Waspada, Kasus Baru Positif Corona Di Kota Tasikmalaya Hasil Transmisi Lokal

 

 


Berita Terkait