Kini RSUD SMC Hanya Butuh 45 Menit Untuk Tentukan Positif Covid-19

Jum'at, 22 Mei 2020 22:17 D. Farhan Kamil Daerah

Kini RSUD SMC Hanya Butuh 45 Menit Untuk Tentukan Positif Covid-19

 

Koropak.co.id - Masyarakat Kabupaten Tasikmalaya kini patut berbangga hati dan bersyukur, atas kemajuan yang telah diraih RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya.

Sebab setelah hampir satu tahun mampu menangani pasien penderita Multydrug Resistant Tuberculosis (MDR) atau Tuberculosis (TB) yang kebal terhadap obat anti TB yang paling kuat, dan karenanya menjadi satu-satunya RS di Priangan Timur yang memiliki fasilitas layanan TB MDR, kini di tengah-tengah pandemi Covid-19, RS SMC memiliki labolatorium Test Cepat Molekuker (TCM).

Keberadaan labolatorium TCM yang telah didukung berbagai fasilitas khusus baik dari segi peralatan canggih (hardware) maupun brainware (dokter spesialis) ini pun, menjadikan SMC sebagai RS ke-29 di Indonesia dan satu-satunya RS di wilayah Priangan timur serta salah satu RS dari tiga RS di Jawa Barat setelah Cianjur dan Karawang yang mampu memperpendek waktu tunggu pemeriksaan spesimen.

Melalui laboratorium TCM, RS SMC kini mampu mendiagnosa virus corona atau Covid-19 hanya dalam waktu singkat yakni 45 menit.

"RS SMC ini mendapat kepercayaan dan bantuan Kemenkes, sehingga ke depan, SMC ini menjadi rujukan untuk pemeriksaan swab dengan RT-PCR (polymerase chain reaction ) di wilayah Priangan Timur," kata Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto, seusai gunting pita peresmian operasional laboratorium TCM, Jumat (22/5/2020).

Kini lanjut Ade, Pemkab Tasikmalaya akan semakin mudah dalam melakukan pengendalian, penanganan dan pengobatan pasien Covid-19 khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

 

Kini RSUD SMC Hanya Butuh 45 Menit Untuk Tentukan Positif Covid-19

 

Baca : Perkuat RT Siaga, DMi Kabupaten Tasikmalaya Distribusikan Bantuan Alat Kesehatan

 

Dalam acara launching tersebut, Bupati meminta seluruh jajaran mananjemen RSUD SMC, tim medis dan paramedis menundukkan kepala sejenak dan bersama mengucap syukur. Diawali dengan doa yang dipimpin Ketua DMI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Dede Saeful Anwar, bupati kemudian gunting pita sebagai tanda diawalinya perjuangan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara cepat di Priangan timur.

Sementara itu, Direktur RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, dr. H. Iman Firmansyah menuturkan, dengan TCM ini, bisa mendiagosa 4 sample sekaligus dan hasilnya akan keluar dalam waktu 45. Sehingga dalam satu hari selama rentang waktu jam kerja, pihaknya bisa memeriksa 20 orang (sampel).

Sebelumnya kata Iman, tes swab ini harus dilakukan di Bandung dengan memakan waktu 7 hingga 14 hari

"Sebelumnya, swab tenggorokan pasien harus diantar dulu ke Bandung. Hasilnya, apakah positif atau negatif baru akan keluar satu hingga dua minggu. Sekarang, dengan mesin TCM ini hasilnya langsung terbaca hanya 45 menit dengan akurasi tinggi. Jadi lebih cepat dalam mendiagosa Covid-19" terang Iman.

Ditambahkan, labolatorium TCM ini akan dijaga dua pegawai yang sudah terlatih dengan ilmu yang mumpuni.

"Alhamdulillah penggunaan TCM ini, sudah dilakukan untuk menguji sample pasien Covid-19 atas nama Iman (44) warga Sariwangi yang pada tiga hari lalu sudah dinyatakan sembuh termasuk atas nama pasien Asep A Sidik warga Kecamatan Salawu, sebagai pasien kedua yang telah dinyatakan sembuh.*

 

Baca : Pasien Positif Covid-19, Sujud Syukur Menghirup Oksigen Kebebasan

 


Berita Terkait